Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Sadio Mane, Selalu Berpenampilan Sederhana Saat Ibadah di Masjid Liverpool

Sadio Mane, seorang muslim yang taat. (liverpool.com)

MURIANEWS, Liverpool– Puasa Ramadhan adalah kewajiban bagi setiap muslim di dunia. Berlaku juga untuk para bintang sepak bola di Preimie League, Inggris.

Ada sejumlah pemain top di Liga Inggris yang merupakan pemeluk islam. Salah satunya adalah bintang Liverpool Sadio Mane.

Pria asal Sinegal ini merupakan seorang muslim yang taat. Meski tinggal di kawasan mayoritas non muslim, Mane tetap masih khusuk dalam menjalankan ibadahnya.

Termasuk menjalankan kewajiban berpuasa di bulan Ramadhan saat ini, Mane melaksanakannya di tengah ketatnya jadwal Liga Inggris dan Liga Champions yang diikuti kkubnya.

Dua tahun lalu, Sadio Mane diketahui tetap berpuasa ketika menghadapi Barcelona di semifinal leg kedua Liga Champions. Saat itu pertandingan digelar dalam suasana Ramadhan.

Tahun ini, Sadio Mane juga tampil dalam 90 menit ketika Liverpool meladeni Real Madrid di leg kedua perempat final Liga Champions. Sayangnya, Liverpool bermain imbang sehingga terhenti.

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengungkapkan Mane tak pernah bermasalah dengan kebugarannya meski berpuasa. “Saya tidak bisa mengatakan Mane puasa atau tidak, itu pilihan dan privasi dia. Kami menghormati pilihannya,” ucapnya.

Hebatnya, meski dalam kondisi berpuasa, Sadio Mane juga tetap mengikuti program latihan secara ketat. Ibadah puasanya dijalani dengan disiplin tinggi.

Di Liverpool, Mane mengaku tidak pernah mengeluh soal melaksanakan ibadah puasa. Meski jauh dari kampung halamannya, Sadio Mane tidak pernah kesepiaan untuk berpuasa.

Suatu saat, dirinya pernah mengundang imam masjid Liverpool untuk berbuka puasa bersama. Hal ini dilakukan di rumahnya di Liverpool.

“Saya tak suka alkohol, agama sangat penting, saya sangat menghormati aturan Islam,” ujar Sadio Mane.

Sejak kecil Mane sudah terbiasa bangun sebelum subuh. Hal ini merupakan bagian dari didikan sang ayah, yang merupakan imam masjid di kampung halamannya.

“Saya selalu bangun sebelum subuh, kemudian salat, dan sebisa mungkin datang lebih awal di tempat latihan, tergantung jadwal. Itulah rutinitas kegiatan,” ungkap Sadio Mane.

Kebiasaan itu selalu dijaganya, termasuk tertib menjalankan salat lima waktu. Imam masjid di wilayah Liverpool, Al-Thabi, pada 2018 pernah membongkar sisi lain Sadio Mane.

Berdasarkan kesaksiannya, Mane selalu melepas kemewahannya saat datang ke masjid. Seperti orang pada umumnya, Mane sama sekali tidak terlihat mencolok ketika menjalankan ibadah ke masjid.

Al-Thabi mengatakan Mane hanya menggunakan mobil biasa meski punya Bentley saat hendak ke masjid.

“Dia sering ke masjid. Di rumah, dia memiliki Bentley, tapi dia datang dengan menggunakan mobil biasa, jadi seperti penyamaran,” katanya.

Kehebatannya bermain bola, membuat Mane mendapatkan bayaran besar di Liverpool. Setiap pekan Mane dibayar 180 ribu poundsterling atau sekira Rp3,4 miliar oleh Liverpool.

Dari sini Mane juga tidak menggunakannya untuk dirinya sendiri. Mane disebutkan sudah membangun rumah sakit, sekolah dan masjid di kampung halamannya.

Begitulah Mane. Lar Biasa!

 

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Dari berbagai sumber

Comments
Loading...