Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Hari Bumi, Warga Kudus Dikenalkan Eco Enzyme untuk Olah Sampah Organik Rumah Tangga

Pelatihan pengolah sampah organik rumah tangga dengan metode Eco Enzyme di Desa Karangmalang, Kudus. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – PT Nojorono Tobacco International bersama dengan Rotary Club memperkenalkan sebuah metode pengolah sampah organik rumah tangga. Sehingga sampah organik bisa lebih bermanfaat.

Metode tersebut adalah metode eco enzyme. Metode tersebut, merupakan metode fermentasi limbah dapur organik seperti ampas buah dan sayuran, gula dan air.

Kemudian diolah menjadi pembersih serbaguna untuk kebutuhan rumah tangga.

“Enzim dari sampah tersebut merupakan komponen yang mudah dikelola dan sangat bermanfaat serta menguntungkan,” kata Retno Wijayanti, praktisi lingkungan dan Administrator Governor D3420 Rotary Club of Kudus Srikandi, Kamis (22/4/2021).

Pelatihan tersebut, lanjut Retno, juga telah dibagikan kepada komunitas penggiat lingkungan dan aktivis masyarakat dan dilaksanakan di Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Rabu (21/4/2021) kemarin.

“Harapannya adalah masyarakat semakin sadar untuk mengolah sampah organik rumah tangga secara mandiri,” jelasnya.

Sementara Direktur Utama PT Nojorono Tobacco International Stefanus JJ Batihalim menuturkan, metode dan teknik praktis pengelolaan sampah merupakan agenda program keberlanjutan PT Nojorono yang dilakukan melalui pendekatan edukasi.

Pendampingan berkala di beberapa desa dan lingkup rukun warga pun telah rutin dilaksanakan sejak tahun lalu.

“Berbagai progam kreatif terus kami upayakan untuk kemajuan masyarakat terutama dalam pengelolaan sampah secara mandiri, semuanya bisa tercipta dengan konsistensi, komitmen, dan dukungan dari aktivis lingkungan dan masyarakat,” jelas dia.

Pihaknya pun berharap, penyuluhan penerapan metode praktis pengelolaan sampah skala rumah tangga tersebut bisa memicu pergerakan roda perekonomian masyarakat. Khususnya di lingkup desa di masa pandemi.

Pada kesempatan yang sama, PT Nojorono Tobacco International juga memberikan sejumlah bibit tanaman kepada masyarakat desa sebagi wujud nyata dukungan terhadap program penghijauan desa.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...