Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

13 Warga dari Satu Desa di Grobogan Tekonfirmasi Positif Covid-19

Ilustrasi (Pixabay)

MURIANEWS, Grobogan – Kasus baru positif virus corona atau Covid-19 di Grobogan kembali mengalami penambahan. Perkembangan hari ini, Rabu (21/4/2021) ada 19 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dari jumlah itu, 13 di antaranya berasal dari satu desa.

Penambahan hari ini sedikit naik dibandingkan pada Selasa (20/4/2021) kemarin yang ada 17 kasus baru.

Dengan data hari ini, maka sudah muncul 260 kasus baru positif corona sepanjang bulan April ini yang tersebar di 18 kecamatan. Sedangkan untuk Kecamatan Tegowanu belum pernah muncul kasus baru pada bulan ini.

Kasus baru yang muncul pada tiga pekan pertama bulan April ini sudah melampaui banyaknya kasus pada bulan sebelumnya. Di mana, pada bulan Maret kemarin, totalnya ada 252 kasus baru yang muncul dalam satu bulan.

Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, selain 19 kasus baru, perkembangan hari ini ada 13 pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sementara untuk kasus kematian pasien positif Covid-19 ada satu orang.

Endang menjelaskan, penambahan 19 kasus baru hari ini berasal dari tujuh kecamatan. Yakni, dari Kecamatan Gubug (13), Purwodadi (1), Tawangharjo (1), Karangrayung (1), Grobogan (1), Penawangan (1) dan Kedungjati (1). Sementara pada 12 kecamatan lainnya tidak muncul kasus baru pada hari ini.

“Kasus baru paling banyak hari ini dari Kecamatan Gubug yang ada 13 orang. Kebetulan, 13 orang yang positif ini merupakan warga dari beberapa dusun dalam satu desa. Pada kurun waktu seminggu lalu, juga sudah ada sembilan kasus Covid-19 di desa tersebut. Jadi, ini merupakan klaster baru dan sedang kita lakukan tracking,” jelasnya.

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan secara komulatif bertambah jadi 3.062 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 2.662 orang, dan pasien meninggal 232 orang.

Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 168 orang.

Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Masyarakat kami minta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Laskanakan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...