Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

BPR Syariah Artha Mas Abadi Kerja Samakan Pengelolaan Zakat dengan Laziznu Pati

Penandatanganan MoU antara NU-Care LaZISNU Pati dengan BPR Syariah Artha Mas Abadi. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Pati – Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Artha Mas Abadi, kerja samakan pengelolaan zakat karyawannya dengan NU-Care LAZISNU Kabupaten Pati. Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) pun dilakukan di kantornya yakni di jalan raya Pati-Tayu KM 19 Desa Waturoyo, Kecamatan Margoyoso, Pati.

Direktur BPR Syariah Artha Mas Abadi Mumu Mubarok mengatakan, pada dasarnya MoU ini merupakan perjanjian pengelolaa zakat perusahaan dan karyawan pada tahun 2020 lalu. Nominal dana zakat yang dikerja samakan adalah sebesar Rp 83.348.100.

“Sesuai yang dijelaskan, model pengelolaan dana zakat tersebut untuk program santunan pendidikan kepada 240 penerima. Kemudian santunan tunai yang berikan kepada 190 orang dalam kategori miskin,” katanya, dalam siaran pers yang diterima MURIANEWS, Rabu (21/4/2021).

Selain itu, pengelolaan dana zakat juga untuk program ekonomi produktif seperti bantuan Gerobak Warung Nusantara bagi beberapa pelaku UKM binaan.

“Harapannya program-program tersebut dapat membantu masyarakat kurang mampu untuk bisa lebih mandiri dan sejahtera,” ungkapnya.

Mubarok juga menjelaskan, BPRS Artha Mas Abadi sebagai lembaga keuangan berbasis syariah dan pesantren yang dirintis oleh KH Ahmad Sahal Mahfud. Fokus perhatiannya adalah pada sektor pendidikan, sosial dan ekonomi.

Selama ini, pihaknya juga memberikan layanan perbankan kepada madrasah-madrasah, masjid, pesantren dan musala yang kebanyakan dari kalangan nahdliyin. Maka sudah sewajarnya apabila dalam penyaluran dana zakat, harus diprioritaskan untuk kalangan NU.

“Oleh karena itu BPRS melihat bahwa NU Care–Lazisnu adalah mitra yang tepat agar penyaluran dana zakat tersebut tepat sasaran dan mampu memberikan dampak ekonomi bagi mustahiq yang menerimanya,” harap Mubarok.

Sementara Ketua NU Care–Lazisnu Pati Muhammad Niam menyampaikan apresiasi kepada BPRS Artha Mas Abadi yang atas kepercayaannya untuk mengajak kerjasama tersebut. Pentingnya pengalokasian dana zakat dan infaq untuk program ekonomi sosial yang dampaknya akan dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan dan jangka panjang.

“Dana zakat jika dikelola secara baik dan terencana akan memberikan dampak ekonomi yang baik di masyarakat,” pungkasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...