Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Manchester City Akhirnya Tinggalkan European Super League

Manchester City akhirnya batal bergabung di ESL. (CNN Indonesia/(AFP/PAUL ELLIS)

MURIANEWS, Manchester- Klub Inggris yang saat ini tengah memimpin Liga Primer, Manchester City akhirnya memutuskan keluar dari kelompok elite European Super League (ESL). Sikap ini diambil Man City, di tengah situasi ‘pro dan kontra’ rencana digelarnya ESL.

Man City sebelumnya merupakan satu dari 12 klub sepakbola terkemuka di Eropa yang mendeklarasikan berdirinya ESL. Belakangan di tengah situasi yang berkembang, City mulai ragu melangkah mewujudkan liga eksklusif tersebut.

Melalui laman resminya, Manchester City akhirnya menyampaikan sebuah pernyataan terkait hal ini.

“Klub sepak bola Manchester City mengonfirmasi telah secara resmi memberlakukan prosedur untuk mundur dari grup yang mengembangkan rencana European Super League,” demikian pernyataan singkat The Citizens.

Keputusan Man City pun langsung mendapat sambutan dari presiden UEFA, Alesandar Ceferin. UEFA menyatakan sangat senang karena Manchester City kembali menjadi bagian dari keluarga sepak bola Eropa.

“Saya seanang menerima kembali City ke dalam keluarga sepak bola Eropa. Mereka telah menunjukkan kecerdasan yang luar biasa dalam mendengarkan banyak suara, terutama pendukung mereka,” kata Ceferin dikutip dari Guardian, seperti dilansir CNN Indonesia, Rabu (21/4/2021) dinihari.

Sejak Selasa (20/4) waktu setempat atau Rabu (21/4) beberapa klub termasuk Man City disebut mulai berpikir ulang terkait keterlibatan mereka di ESL. Berbagai penolakan yang muncul, mulai dsr FIFA, UEFA dan para pendukungnya, membuat beberapa klub berpikir ulang.

Sebelumnya pelatih Pep Guardiola pun dengan tegas turut menyerang rencana pelaksanaan liga yang hanya diikuti klub-klub top Eropa tersebut.

Terkait dengan keikutsertaan mendirikan European Super League, Man City sempat diancam akan dikeluarkan dari Liga Inggris dan Liga Champions.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: cnnindonesia.com

Comments
Loading...