Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Gear Box Bermasalah Sebabkan Brake Engine, Johann Zarco Berakhir di Tanah  

Johann Zarco (CNN Indonesia/Dorna Sports)

MURIANEWS, Portomao – Masih dari sisa-sisa kejadian di MotoGP Portugal, pembalap Pramac Racing, Johan Zarco mengungkapkan penyebab kecelakaan dirinya. Pembalap asal Perancis itu, memang mengalami kecelakaan ‘aneh’ saat bertarung di MotoGP Portugal.

Johann Zarco di MotoGP Portugal 2021, terjatuh saat berada di posisi ketiga dan balapan tinggal menyisakan enam lap saja. Kecelakaan ini tentu saja membuat Zarco dan timnya, sangat kecewa.

Zarco mengungkapkan, pada awalnya dirinya merasa hal itu karena kesalahan dirinya. Namun belakangan, kecelakaan itu ternyata terjadi karena ada masalah pada gearbox motornya.

“Awalnya, saya pikir saya telah melakukan kesalahan dalam menurunkan gigi. [Ternyata] ada masalah masalah gearbox saat itu. Persneling yang tidak tepat masuk. Jadi saya mendapat sedikit Brake Engine [pengereman pada mesin] dan ban depan. Itulah mengapa saya berakhir di tanah,” kata Zarco Selasa (20/4/2021).

Sangat disayangkan bagi pembalap Pramac Racing ini, yang telah memulai musim dengan bagus, tetapi harus kehilangan poin pertamanya di seri ketiga MotoGP 2021. Hasil di Portugal ini membuat Zarco harus turun dari posisi puncak klasemen yang ia tempati sebelumnya.

Kini Zarco berada di urutan keempat klasemen pembalap dengan torehan 40 poin atau tertinggal 21 poin dari pemuncak klasemen Fabio Quartararo. Pembalap Ducati itu pun menyadari persaingan musim ini tidak mudah dan harus bekerja keras untuk mengimbangi pembalap lain.

“Saya harus banyak menekan dan menggunakan banyak energi untuk mengimbangi yang lain. Kami benar-benar berada di ujung tanduk. Atau mungkin bahkan pergantian gigi belum sesukses yang seharusnya. Secara umum, bagaimanapun, saya tidak sebaik itu. Mungkin beberapa penyesuaian lain diperlukan,” kata Zarco.

 

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: cnnindonesia.com

Comments
Loading...