Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Vaksinasi Saat Puasa Digencarkan, Stok Vaksin di Jepara Justru Menipis

Nakes memeriksa lansia sebelum menjalani vaksinasi. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Proses vaksinasi Covid-19 di Bumi Kartini masih terus digeber. Bahkan selama bulan puasa Ramadan ini, penyuntikan demi penyuntikan vaksin kepada masyarakat masih dilakukan.

Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara Muh Ali menyatakan, pihaknya akan terus menjalankan vaksinasi sampai semua masyarakat tervaksin. Bahkan, saat ini stok vaksin yang tersedia sudah nyaris habis.

“Meski puasa, kami tetap laksanakan vaksinasi. Tenaga kesehatan (nakes) masih terus jalan. Ini malah kita kekurangan vaksin. Stok yang tersedia hanya cukup untuk beberapa hari ke depan,” kata Muh Ali, Selasa (20/4/2021).

Untuk memenuhi ketersediaan stok tersebut, Muh Ali sudah meminta tambahan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah sebanyak 225 vial. Sebab, saat ini stok vaksin hanya tinggal 326 vial.

Muh Ali menyebutkan, sejak Februari 2021 lalu, Jepara sudah menerima vaksin Sinovac sebanyak 62.340 ribu vial. Masing-masing vaksin didistribusikan sebanyak enam kali pengiriman.

Dari jumlah itu, kata Muh Ali, sebanyak 9.926 dosis disuntikkan kepada 4.178 nakes, dan mengalami kerusakan sebanyak 23 dosis. Sementara itu, untuk pelayan publik, sasaran yang divaksin ada 74.022 orang.

Sampai saat ini DKK sudah menghabiskan vaksin sebanyak seribu vial atau 10.000 dosis.

Sedangkan vaksinasi yang juga sampai saat ini masih berjalan, yaitu untuk warga lanjut usia (lansia) yang disasar ada 124.027 orang. Namun, progresnya masih sangat rendah.

Pada dosis pertama baru 12.345 lansia atau 9,9 persen. Sedangkan untuk dosis kedua baru 2,80 persen atau 3.648 lansia.

“Khusus untuk lansia dan pelayan publik, kami akan terus gencarkan vaksinasinya. Nakes-nakes yang ada di tiap-tiap Puskesmas masih terus memvaksin,” jelas Muh Ali.

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...