Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Pembangunan Flyover Ganefo Demak Baru 12 Persen, Ganjar Minta Warga Sabar

Gubernur Ganjar Pranowo melihat desain flyover Ganefo Demak. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Demak – Progres pembangunan Flayover Ganefo di Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, hingga Selasa (20/4/2021) baru mencapai 12 persen. Hal ini diketahui saat Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melakukan pengecekan pembangunan flyober tersebut.

Flyover yang dibangun untuk memecah kemacetan di Ganefio itu sendiri ditarget rampung pada 2022 mendatang. Oleh karenanya, Ganjar meminta warga untuk bersabar.

“Ini masih agak panjang waktunya, bagi masyarakat yang tiap hari melintas jalur ini, tolong sabar. Kita butuh bantuan masyarakat untuk tertib lalu-lintas, mau antre dan ikuti aturan polisi agar tidak terjadi kemacetan. Mari kita menjaga bareng-bareng, kami akan berusaha kerjakan secepatnya,” pesan Ganjar.

Pada kesempatan itu, Ia juga menyempatkan diri mengecek perbaikan jalan yang ada di sekitar flyover dan meminta pembangunan memperhatikan aspek kualitas dan lingkungan.

“Termasuk kita membereskan jalan di sekitarnya yang kondisinya lumayan rusak. Jadi sekarang kita cor semua sehingga masuk flyover nanti lancar,” ucap Ganjar didampingi Kepala Dinas PU Bina Marga Cipta Karya, Hanung Triyono dan pelaksana proyek.

Selain itu, Ganjar juga mendapat laporan bahwa pembangunan jalan darurat mengalami kendala karena harus melintasi rel kereta api.

“Masalahnya hanya soal jalan darurat yang harus kerja-sama dengan PT KAI. Komunikasi sudah dan PT KAI siap bantu untuk mempercepat. Sejauh ini tidak ada kendala, hanya jalur darurat itu saja, lainnya oke,” terangnya.

Lebih lanjut, Kadinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Hanung Triyono menerangkan, flyover Ganefo Mranggen dibangun dengan anggaran Rp 109 miliar. Nantinya, flyover  akan memiliki panjang 1,3 km dan melintas di atas jalur rel kereta api.

“Target selesai Maret 2022. Sampai saat ini berjalan lancar. Hanya ada sedikit masalah teknis dengan PT KAI terkait jalur darurat. Kami sudah komunikasi dan minggu ini kami selesaikan,” pungkasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...