Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Pemudik Masuk Jepara Bakal Diskrining, Tapi Tidak 24 Jam

Tenaga kesehatan di Jepara sedang melakukan swab pada warga. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara berencana untuk tetap memantau dan melakukan skrining pada pemudik Lebaran Idul Fitri 2021. Namun, tidak seperti tahun lalu, pada Lebaran kali ini tenaga kesehatan hanya ditugaskan beberapa waktu tertentu saja.

Sekertaris DKK Jepara Muh Ali menyatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Jepara tentang skema pengawasan mudik. Polres Jepara berencana membuat pos-pos pemantauan pemudik di perbatasan wilayah Jepara.

Yakni di perbatasan Welahan dan Demak, perbatasan Nalumsari dan Kudus, perbatasan Keling dan Pati, serta di pos lantas SCJ Jepara.

Muh Ali menegaskan, bahwa pihaknya tetap akan melakukan skrining pada pemudik yang masuk ke Jepara. Tetapi, pihakanya tidak akan menempatkan tenaga kesehatan untuk stand by selama 24 jam. Melainkan hanya bertugas sesuai tentatif jadwal.

“Kami jadwalkan secara tentatif. Jadi tidak stand by 24 jam. Prinsipnya kami tidak ingin merepotkan semua pihak,” kata Muh Ali, Selasa (20/4/20210).

Keputusan skema itu, lanjut Muh Ali, merupakan hasil evaluasi Lebaran tahun lalu. Bahwa meskipun sudah dicegat di pos-pos pemantauan, ternyata pemudik memilih jalan tikus sebelum sampai pos tersebut.

Meskipun demikian, pihaknya tetap akan mencatat seluruh pemudik yang masuk ke Bumi Kartini. Jika terdeteksi gejala Covid-19, maka Puskesmas setempat akan bergerak melakukan tes PCR.

“Kalau bicara tenaga kesehatan kami siap. Kalau soal stok swab antigen kami masih punya puluhan ribu. Tapi kami memilih langkah yang lebih efektif,” imbuh Muh Ali.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...