Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Kerugian Rumah Terbakar di Ploso Kudus Ditaksir Capai Ratusan Juta

Salah satu bagian rumah di Desa Ploso Kudus yang ludes terbakar. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Rumah milik Nurhayati di RT 02, RW 01, Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus terbakar, Selasa (20/4/2021) pagi. Akibat kebakaran itu, pemilik menderita kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.

Pasalnya, isi rumah hangus terbakar. Salah satu bagian yang mengalami kerusakan cukup parah yakni di bagian dapur tampak ludes.

Di bagian dapur hanya tersisa kayu-kayu dan peralatan rumah yang terbakar. Beberapa dinding area dapur hingga ruang tamu tampak bewarna gosong akibat terbakar.

Anak Nurhayati yang bernama Nisa Maesaroh mengatakan besaran kerugian akibat kebakaran yang menimpa kediamannya itu. Menurutnya kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.

“Kalau ratusan juta ya ada. Habis semua karena terbakar,” katanya, Selasa (20/4/2021).

Salah seorang warga RT 01, RW 03, Desa Ploso, Ruslan menyebut kondisi rumah tetangganya itu sudah ludes. Baik dari bagian dapur hingga bagian depan rumah.

Telas sedoyo niki. Dapure nggih ludes kobong ngantos mrembet tekan ngajeng. (Habis semuanya ini. Dapurnya ya habis terbakar merembet sampai bagian depan rumah,” terangnya.

Menurut dia, kejadian kebakaran itu baru pertama terjadi di wilayah tersebut. Menurut keterangannya api dapat dipadamkan dalam waktu kurang dari 30 menit.

Wau diewangi warga lan kalih unit pemadam kebakaran. Mboten ngantos setengah jam. (Tadi dibantu warga dan dua unit pemadam kebakaran. Tidak sampai setengah jam),” terangnya.

Baca: Diduga Korsleting, Rumah di Ploso Kudus Terbakar

Sementara itu, Petugas Pemadam Kebakaran PT Pura, Muhammad Ma’ruf menyebut kondisi rumah sudah ludes. Bahkan beberapa atap sudah hampir roboh.

“Bisa dibilang sudah ludes karena atapnya sudah roboh. Ada lemari juga yang belum dievakuasi,” terangnya.

Menurutnya, kondisi rumah bisa dikatakan mengalami kerusakan seratus persen. “Kalau kerugian silahkan ditanya ke pemilik rumah. Tapi kalau tingkat kerusakannya hampir 100 persen,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...