Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Pamit Nyemprot Bawang Merah, Petani di Grobogan Meninggal Kesetrum Jebakan Tikus

Petugas sedang melakukan pemeriksaan di lokasi orang meninggal akibat tersetrum jebakan tikus. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Seorang warga Desa Kemloko, Kecamatan Godong, Grobogan ditemukan meninggal dunia terkena sengatan listrik di areal sawah yang digunakan untuk jebakan tikus, Senin (19/4/2021) malam. Korban diketahui bernama Suyadi (56), warga setempat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 20.00 WIB, korban pamit pada keluarganya untuk menyemprot tanaman bawang merah. Namun, hingga pukul 22.00 WIB, korban tidak kunjung pulang sehingga menyebabkan Sri Widati (52), istri korban, merasa curiga.

Selanjutnya, ia memutuskan untuk menyusul ke sawah. Saat sampai di lokasi, ia melihat korban dalam posisi tengkurap di atas kabel listrik jebakan tikus yang dipasang di sawah milik tetangganya.

Selanjutnya, Sri memanggil beberapa petani lainnya yang saat itu masih terlihat ada di sekitar lokasi. Setelah itu, warga kemudian menggotong tubuh korban yang sudah kaku ke rumahnya.

Beberapa warga ada yang mengabarkan peristiwa itu pada perangkat desa dan diteruskan pada pihak kepolisian.

Kapolsek Godong Iptu Daryanto menyatakan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan atau kekerasan. Diduga korban meninggal akibat terkena sengatan arus listrik yang dipasang untuk mengatasi hama tikus.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, ada beberapa luka bakar di bagian perut dan jari tangan kiri tetapi tidak ada tanda kekerasan atau bekas penganiayaan. Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban kita serahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan. Dari pihak keluarga sudah menerimakan bahwa peristiwa itu adalah musibah,” katanya.

Terkait dengan kejadian itu, ia sudah meminta pada perangkat desa setempat supaya menyampaikan peringatan pada warga agar tidak memasang aliran listrik di areal persawahan untuk mengatasi hama tikus. Soalnya, tindakan itu bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...