Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

PT LIB Targetkan Awal Mei Sudah Kantongi Izin Gelar Liga 1

Dirut PT LIB, Hadian Lukita (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)

MURIANEWS, Jakarta- PT Liga Indonesia Baru, melalui Direktur Utama-nya, Ahmad Hadian Lukita, berharap ijin penyelenggaraan Liga 1 bisa segera didapatkan. Pihaknya bahkan menargetkan pada awal Mei, izin dari Polri sudah didapatkan.

Ahmad Hadian Lukita mengatakan LIB baru akan menggelar rapat koordinasi bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Satgas Covid-19 dan pihak Kepolisian untuk membahas izin Liga 1 pada pekan ini. Rencananya Liga 1 2021 akan bergulir pada akhir Juni atau awal Juli mendatang.

“Target kami izin lebih dari sebulan sudah keluar, artinya akhir April atau awal Mei izin Liga 1 bisa keluar. Karena setelah Lebaran sudah Juni, perkiraan kami akhir Juni atau awal Juli Liga 1 sudah mulai,” kata Hadian Lukita seperti dilansir CNNIndonesia.com, Senin (19/4/2021).

Proses koordinasi ini, menurutnya, bukan hanya membahas masalah izin saja. Namun juga berkait dengan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Menpora Zainudin Amali untuk mengkaji kemungkinan digelarnya Liga 1 dengan penonton terbatas.

LIB sendiri saat ini mulai bergerak membuat kajian yang komprehensif dari berbagai sisi terkait kemungkinan Liga 1 2021 digelar dengan penonton terbatas.

“Kalau tanpa penonton, kami bisa langsung mengurus izin. Kalau tanpa penonton akan sama sistemnya sesuai analisa dan evaluasi dari Piala Menpora. Tapi kan ada arahan buat kajian dengan penonton, jadi kami buat opsi-opsi karena kami tidak mau main-main soal izin ini,” ungkapnya.

Tentang kajian, LIB mulai melakukan beberapa hal. Diantaranya adalah memastikan apakah penonton siap dengan kondisi yang ada. Misalnya syarat-syarat ketat untuk tes Antigen atau GeNose. Termasuk juga tentang pembatasan kuota penonton di stadion.

“Apakah penonton akan menerima? Kami harus hati-hati untuk melakukan kajian. Untuk kajian awal, minggu ini sudah bisa kami presentasikan di Kemenpora. Sebelum leg 1 final Piala Menpora digelar,” ujar Hadian Lukita, lagi.

Sebelumnya, Epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Hermawan Saputra menyebut belum saatnya penonton menyaksikan langsung Liga 1 2021. Karena pandemi covid-19 belum berakhir.

Pentas Liga 1, dinilai tetap berpotensi menambah lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. Potensi ini tidak akan berkurang, meskipun pemerintah atau pihak penyelenggara membuat persyaratan tes GeNose sebelum masuk stadion.

Terkait hal ini pihaknya menyatakan tetap menghargai pendapat itu. Sejauh ini pihaknya juga terus melibatkan Kemenkes dalam kegiatan Piala Menpora.

“Tentu kami juga harus menghargai pendapat para ahli. Tentu kami juga akan memperhatikannya karena Kemenkes selama Piala Menpora ini ikut terus, nanti mereka juga akan buat kajian tersendiri,” tambah Hadian Lukita.

Dalam hal ini, hasil kanjian yang akan disampaikan ke Polri juga harus diperhatikan. Semua masih memiliki kemungkinan-kemungkinan.

Mabes Polri juga disebut Hadian Lukita sudah menunggu surat permohonan izin dari LIB soal Liga 1 2021.

“Tapi kan semua masih menunggu hasil rapat koordinasi dan rekomendasi dari Kemenpora, Kemenkes, BNPB dan Satags Covid-19. Ini soal kajian, bukan izin,” tutupnya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: cnnindonesia.co.

Comments
Loading...