Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Tiga Kali Beruntun, Mourinho Terkena Pemecatan

Mourinho akhirnya dipecat Hotspur. (Cnnindonesia.com/AP/Neil Hall)

MURIANEWS, London- Sebutan sebagai ‘Special One’ untuk Jose Mourinho tampaknya sudah harus dikoreksi. Menyusul pemecatan demi pemecatan yang dialaminya, Mourinho sepertinya mengalami reputasi yang terus semakin menurun di sepak bola Eropa.

Pemecatan dari Hotspur bahkan menjadi yang ke-3 kalinya secara beruntun yang harus dialami pelatih asal Portugal ini. Pemecatan yang terakhir ini bahkan terasa menyakitkan karena hanya 6 hari lagi Hotspur akan melakoni final Piala Liga Inggris vs Man City.

Selain itu, Hotsipur kali ini hanya menyisakan 6 pertandingan sisa di Premier League. Mourinho harus meninggalkan posnya sebagai pelatih kurang dari 18 bulan sejak ditunjuk menggantikan Mauricio Pochettino.

Mourinho ditunjuk menjadi Manajer Tottenham Hotspur pada November 2019. Ia diikat kontrak selama empat tahun untuk menangani Harry Kane dkk.

Pada musim pertama, Mourinho membawa Tottenham finis keenam dan mengamankan tiket babak kualifikasi Liga Europa usai terpuruk di awal musim. Sementara pada musim ini, Tottenham terseok-seok untuk bisa masuk zona empat besar pada akhir musim ini.

Sejak Tottenham tersingkir dari Liga Europa, Desember 2020, mereka mulai mengalami keterpurukan. Dimulai dengan kekalahan dalam enam laga beruntun, Hotspur perlahan-lahan kehilangan daya saingnya.

Kegemilangan duet Harry Kane dan So Heung-min tiba-tiba seperti menguap begitu saja. Terakhir mereka dipukul MU di kandang sendiri, dan hanya mampu imbang kontra Everton.

Pemecatan ini membuat sebutan The Special One berubah menjadi The Sacked One. Pasalnya, ini jadi kali ketiga beruntun Mourinho dipecat oleh tim yang dilatihnya.

Sebelumnya, pada 2015, Mourinho dipecat Chelsea di kesempatan kedua bersama The Blues. Ini terjadi setelah serangkain hasim buruk yang dilalui bersama timnya.

Pada saat itu, Mourinho bahkan terlibat perselisihan dengan sejumlah pemainya. Akhirnya Chelsea menjatuhkan keputusan memecatnya.Saat itu Chelsea berada di posisi 16 dari 16 kali pertandingan.

Berikutnya pada 2018, tiba-tiba saja Mourinho merapat ke Manchester United. Namun lagi-lagi nasib buruk menyertainya. Serangkaian hasil buruk, dan perseteruannya dengan Paul Pogba membuatnya kembali dipecat. Lengkap sudah penderitaanmu Mou!

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: cnnindonesia.com

Comments
Loading...