Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Honda Jazz Ngedrift di Jalanan Kota Solo Viral, Mobil Disita dan Pengemudi Diperiksa

Petugas memeriksa nomor rangka dan nomor mesin kendaraan yang berputar-putar di Jl. Jenderal Sudirman di Mako Satlantas Polresta Solo pada Senin (19/4/2021) siang. (Solopos.com/Ichsan Kholif Rahman)

MURIANEWS, Solo — Satlantas Polresta Solo menyita dan menilang sebuah mobil Honda Jazz bernopol D 1308 VBZ. Mobil berwarna silver itu diamankan setelah viral di media sosial saat melakukan aksi drift di jalanan Kota Solo yang sepi, Senin (19/4/2021) dini hari.

Kasatlantas Polresta Solo Kompol Adhytiawarman Gautama Putra mengatakan, kepolisian awalnya memperoleh informasi seorang pengemudi mobil yang beraksi slalom race di kawasan Jenderal Sudirman.

Aparat Polresta Solo pun lantas mengecek seluruh kamera pengawas dan mampu mengidentifikasi pemilik kendaraan Honda Jazz berpelat nomor D 1308 VBZ itu.

Upaya tersebut pun langsung membuahkan hasil. Pemilik mobil merupakan warga Solo berinisial PM. Namun, pengemudi itu merupakan rekan pemilik mobil yakni Adi Saputra.

“Mobil sudah kami sita dan kami tilang. Saat ini kami tengah mengecek nomor rangka dan nomor mesin kendaraan,” papar dia seperti dikutip Solopos.com.

Menurutnya, pengemudi mobil itu meminjam mobil Honda Jazz itu untuk membeli rokok dan santap sahur. Namun saat pulang pengemudi justru berputar-putar di kawasan Jendral Sudirman. Menurutnya, pengemudi hanya ingin mencoba-mencoba beraksi slalom.

Kepolisian pun sudah melakukan pemeriksaan. Termasuk mengecek urine pengemudi itu. Hasilnya, pengemudi dalam keadaan sadar dan tidak terpengaruh minuman keras atau narkotika.

Kompol Adhytiawarman meminta seluruh masyarakat menjaga ketertiban Kota Solo yang saat ini sudah sangat tertib. Ia menambahkan ke depan, hal-hal semacam itu menjadi kewaspadaan kepolisian agar tidak terulang kembali.

Ia menambahkan pengemudi dikenai sanksi tilang yakni Pasal 283, 286, 287, dan 311 UU No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Menurutnya, pengemudi tidak dikenai sanksi pidana karena aksi itu bukan aksi balap liar.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...