Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Pengelola Borobudur Minta Kuota Pengunjung Ditambah Jadi 10.000 per Hari

borobudurpark.com

MURIANEWS, Magelang – General Manager Taman Wisata Candi Borobudur I Gusti Putu Ngurah Sedana mengajukan tambahan kuota kunjungan Candi Borobudur.

Ini lantaran patokan 4.000 orang per hari disinyalir akan mengalami penambahan saat libur Lebaran. Karenannya mereka meminta kunjungan pengunjung bisa ditambah menjadi 10.000 orang per hari

“Kami sudah mengajukan tambahan kuota pengunjung ke Satgas COVID-19 tingkat provinsi maupun kabupaten,” katanya sepertoi dikutip Antara Jateng, Senin (19/4/2021).

Ia memprediksi, lonjakan pengunjung Lebaran tahun ini diprediksi akan berada di atas 4.000 orang pe hari. Ini mengacu pada libur lebaran tahun lalu banyak yang gagal berkunjung. Sementara tahun ini Borobudur sudah dibuka meskipun dengan kuota tertentu

“Kami perkirakan pengunjung akan membludak nantinya, karena sebelum pandemi waktu haril ibur itu sekitar 15.000 sampai 20.000 orang per hari. Jadi jumlah pengunjung itu hanya 50 persen dari masa ramai sebelum pandemi biar bisa disesuaikan, karena 10.000 orang itu juga dari hitungan luasan zona II,” katanya.

Oleh karena itu pihaknya mengusulkan kuota pengunjung untuk dinaikkan menjadi 10.000/hari menjelang Lebaran, mudah-mudahan sudah disetujui pada awal bulan Mei 2021.

Ia menyampaikan para pengunjung nantinya akan datang ke Candi Borobudur karena sudah kangen, sudah satu tahun tidak melihat candi.

“Pada saat penetapan pemerintah bahwa dilarang mudik tanggal 6-17 Mei 2021 kami prediksi akan terjadi lonjakan pengunjung, bahkan sebelum tanggal ditetapkannya larangan mudik oleh pemerintah sudah meningkat. Kami sudah antisipasi, kami akan berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI terkait pengamanan di wilayah Candi Borobudur,” katanya.

Ia pun mengakui, kuota 4.000 pengunjung saat ini kadang tercapai kadang tidak. Melihat tren pengunjung pada saat libur nasional bertepatan libur panjang akhir pekan pengunjung tembus di angka 4.000, kemudian pada hari-hari biasa sudah ada peningkatan menjadi 1.500 orang, hari Sabtu dan Minggu sudah di atas 2.000 orang.

“Menghadapi libur Lebaran tahun ini persiapan kami seperti sebelum pandemi, kami siapkan sarana prasarana untuk yang dilalui pengunjung, karena ini di masa pandemi jadi kami tekankan protokol kesehatan betul-betul ketat sekali,” katanya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Antara Jateng

Comments
Loading...