Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Sembilan Siswa SMP 1 Kartasura Tak Bisa Ikut PTM, Ini Gara-Garanya

Siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kartasura, Sukoharjo melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka atau PTM, Senin (19/4/2021). (Solopos-Indah Setiyaning W.)

MURIANEWS, Sukoharjo – Sembilan siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kartasura tak bisa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di hari pertama. Itu lantaran, mereka datang menggunakan transportasi umum ke sekolah.

Padahal sesuai aturan teknis mengikuti PTM, siswa wajib diantar jemput atau tidak menggunakan transportasi umum.

“Jadi ada sembilan siswa tidak bisa ikut hari ini. Mudah-mudahan di hari berikutnya bisa mengikuti jika mereka diantar jemput ke sekolah,” kata Kepala SMP Negeri 1 Kartasura Viveri Wuryandari seperti dikutip Solopos.com, Senin (19/4/2021).

Dia tak memungkiri antusias siswa mengikuti PTM sangat tinggi. Hal ini terlihat saat mereka tiba di sekolah jauh lebih awal dari jam dimulainya pembelajaran pukul 07.15 WIB. Para siswa dengan diantar orang tua datang ke sekolah pukul 06.30 WIB.

Tiba di halaman sekolah, para siswa langsung masuk ke ruang bilik disinfektan. Di sana para siswa disemprot disinfektan sebelum memasuki ruang kelas. Tak hanya itu mereka juga di cek suhu badan dan wajib cuci tangan sebelum masuk ruangan.

“Di ruang kelas para siswa duduk di meja kursi sesuai namanya. Tempat duduk kita berlakukan zig-zag, satu ruang kelas hanya 16 orang,” katanya.

Sekolah juga menyiapkan satgas covid-19 di masing-masing ruang kelas. Satgas Covid-19 ini bertugas memantau dan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan selama pembelajaran tatap muka berjalan.

Untuk kegiatan belajar mengajar (KBM), Viveri mengatakan setiap hari dibatasi hanya dua mata pelajaran. Dimana setiap mata pelajaran dibagi dalam dua sesi dengan per sesi durasi selama 30 menit.

“Tidak ada istirahat. Jadi pukul 10.30 WIB KBM selesai dan anak sudah dijemput oleh orang tua masing-masing,” katanya.

Viveri menambahkan pihak sekolah memulai uji coba PTM baru kepada siswa kelas VIII. Simulasi PTM dilaksanakan 19-30 April 2021.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo, Warsini, mengatakan selama uji coba PTM siswa wajib diantar orang tua dari rumah langsung ke sekolah menggunakan kendaraan pribadi. Selain itu tidak boleh mampir ke tempat lain.

Uji coba PTM tahap dua di seluruh kecamatan di Sukoharjo akan berjalan hingga 30 April nanti.

“Uji coba PTM tahap pertama di SMP Negeri 1 Sukoharjo sudah selesai dilaksanakan pada 5-16 April lalu. Selama uji coba PTM itu berjalan dengan lancar setelah dilakukan pemantauan setiap hari sejak awal hingga akhir kegiatan. Mudah-mudahan ditahap kedua ini juga sama,” katanya.

Usai uji coba PTM tersebut SMP Negeri 1 Sukoharjo mulai 17 April hingga dua pekan ke depan kembali melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau online atau daring.

Kegiatan tersebut dilakukan sambil menunggu hasil evaluasi uji coba PTM dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Evaluasi secara internal juga dilakukan daerah melibatkan Satgas Covid-19 Kabupaten Sukoharjo.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...