Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

28 SMP di Kudus Gelar Ujian Sekolah Tatap Muka, Protokol Kesehatan Harus Ketat

Ujian sekolah tatap muka di SMP 1 Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Sebanyak 28 sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Kudus menggelar ujian sekolah (US) tatap muka selama sepekan mulai Senin-Sabtu (19-24/4/2021).  Jumlah tersebut separuh lebih dari jumlah SMP di Kudus, yakni 51 SMP.

SMP 1 Kudus, dan SMP 5 Kudus merupakan dua sekolah dari puluhan SMP di Kudus yang menggelar US tatap muka. Dalam menggelarnya, sejumlah sekolah pun menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan teknis yang berbeda dari sebelum pandemi.

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kudus Harjuna Widada mengatakan,  penyelengaraan US tatap muka bagi sekolahan yang guru dan tenaga pendidiknya sudah divaksinasi. Kapasitas siswa dalam satu kelas pun harus separuh dari kapasitas normal.

“Kapasitas kelas hanya boleh menampung maksimal 16 siswa. Hingga yang paling penting mendapatkan izin dari orang tua. Sekolah prokesnya harus juga siap,” katanya saat meninjau pelaksanaan US tatap muka di SMP 5 Kudus, Senin (19/4/2021).

Pihaknya pun berharap tidak ada kendala selama pelaksanaan US tatap muka dan semua dalam kondisi sehat. Sehingga pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yang rencananya digelar pada bulan Juli 2021 depan bisa terealisasi.

“Makanya tadi saya pesan, protokol kesehatan harus dijaga, jangan sampai ada yang terkonfirmasi. Pelaksanaan hari pertama ini lancar tidak ada kendala, semoga bisa dipertahankan,” jelasnya.

Sementara Kepala SMP 1 Kudus Ahadi Setiawan menjelaskan, US di SMP 1 diikuti 260 siswa di mana dalam satu hari dibagi menjadi dua sesi. 16 ruangan pun telah disiapkan dalam dua sesi US tatap muka tersebut.

“Sesi pertama delapan kelas, sesi kedua juga delapan kelas yang berbeda. Sesi pertama masuk pukul 08.00 WIB, sesi kedua masuk pukul 08.30 WIB.  Satu hari dua mapel dengan durasi yang berbeda, ada yang satu jam ada yang setengah jam,” ungkapnya.

Menurutnya, para siswa yang masuk harus melewati skrinning suhu terlebih dahulu, dan diwajibkan memakai masker dan face shield. Sebelum dan setelah US pun ruangan kelas disterilisasi dengan menggunakan disinfektan.

“Saat selesai juga waktu kedua sesi itu keluar berbeda, begitu juga jalur keluarnya. Kami juga sudah melakukan pertemuan dengan orang tua wali melalui zoom metting, sebelum ada pertemuan ada yang tidak setuju, tapi setelah ada zoom metting ada pemahaman lebih jelas orang tua setuju semua,” terangnya.

Kepala SMP 5  Abdul Rochim juga mengatakan bahwa sekolah sudah sejak jauh hari mempersiapkan diri supaya bisa menyelenggarakan US tatap muka. Pihaknya juga meminta persetujuan orang tua wali untuk melakukan US tatap muka tersebut.

“Ada satu siswa yang tidak diperbolehkan. Hari ini 280an siswa yang kami bagi menjadi dua sesi setiap harinya. Semua siswa harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan dalam kondisi yang sehat,” ucapnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...