Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Inilah Latar Belakang Munculnya Gagasan Kompetisi Baru Bernama European Super League

Florentino Perez, penggagas ESL (bola.net/ © AP Photo)

MURIANEWS, Madrid- Sebanyak 12 klub sepak bola terkemuka di Eropa bersepakat membentuk kompetisi sepak bola baru bernama European Super League (ELS). Apa sebenarnya yang melatar belakangi gagasan dibentuknya kompetisi sepak bola baru ini?

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, yang juga menjabat sebagai Presiden ELS, menyatakan, gagasan ini ditujukan untuk membantu sepak bola di setiap level. Liga ini akan membawa sepak bola ke tempat selayaknya di dunia.

“Kami akan membantu sepak bola di setiap level dan membawanya ke tempat yang selayaknya di dunia. Sepak bola adalah satu-satunya olahraga global di dunia dengan lebih dari empat miliar penggemar dan tanggung jawab kami sebagai klub besar adalah menanggapi keinginan mereka,” ucap Florentino Perez seperti dikutip Independent, Senin (19/4/2021)

Florentino Perez dikenal sebagai orang yang paling gentol menyuarakan gagasan liga baru ini. Bos Madrid ini, bahkan sejak 2009, sudah melontarkan gagasan ESL ini. Sempat gagal terealisasi selama bertahun-tahun, kini ‘hasutan’ Perez itu nampaknya mulai berhasil. Sejumlah klub besar di Spanyol, Inggris, dan Italia telah setuju untuk bergabung dengan Super League.

Klub-klub pendiri ESL itu antara lain, Real Madrid, Barcelona dan Atlético Madrid (Spanyol), Manchester United, Liverpool, Manchester City, Arsenal, Chelsea dan Tottenham (Inggris), lalu AC Milan dan Inter (Italia). Jumlah ini akan ditambah 3 klub lagi, menjadi 15 klub. Nantinya, setiap klub pendiri ESL akan menerima dana komitmen senilai € 350 juta dari sponsor.

Sementara itu, Andrea Agnelli, Presiden Juventus, mengklaim 12 klub pendiri ESL mewakili sebagian besar penggemar sepak bola di seluruh dunia. Secara keseluruhan klub-klub ini juga sudah menguasai 99 trophy sepak bola di Eropa.

“12 Klub pendiri kami mewakili miliaran penggemar di seluruh dunia dan 99 trofi Eropa. Kami telah bersatu pada saat kritis ini dan memungkinkan kompetisi Eropa untuk diubah, dengan menempatkan permainan yang kami sukai pada pijakan yang berkelanjutan untuk masa depan yang berjangka panjang,” ujar Andrea Agnelli, Presiden Juventus, yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden ESL.

Menurut Andrea Agnelli, kompetisi ini rencananya akan diikuti 20 klub Eropa yang terdiri dari 15 Klub Pendiri dan lima tim sisanya akan dipilih berdasarkan performa klub di kompetisi domestik Eropa pada musim sebelumnya. Kompetisi ini rencananya mulai bergulir pada 2023-2024 dengan digelar setiap Agustus hingga Mei.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: independent.co.uk

Comments
Loading...