Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

PSG Pati Serius Sambut Liga 2, Persijap Masih Adem Ayem Saja

PSG Pati melounching jersey laga kandannya. (@PSG PATI)

MURIANEWS, Pati- Klub sepak bola PSG (Putra Safin Group) Pati, semakin menunjukan keseriusannya untuk mengikuti Kompetisi Liga 2 Indonesia.

Kendatipun sampai saat ini belum ada kabar pasti, kapan Kompetisi akan digelar, PSG Pati saat ini sudah melakukan persiapan untuk keikutsertaanya di Liga 2.

dah melounching jersey untuk laga kandangnya. Lounching dilakukan di kawasan training ground skuat Laskar Kembangjoyo, di Gelora Soekarno, Mojoagung, Kabupaten Pati.

PSG Pati untuk laga kandang Liga 2  akan menggunakan produk apparel Mills, dengan warna utama jersey adalah putih. Di bagian depan, ada strip biru dan merah dalam posisi vertical. Sekilas jersey ini mirip dengan jersey salah satu klub di Eropa.

Beberapa gambar ikon Kabupaten Pati, disematkan juga di bagian jersey ini. Diantaranya adalah motif ikan bandeng, yang juga menjadi gambar tak bisa dipisahkan dari logo Klub itu.

“Selain menampilkan warna jersey putih, merah, biru, yang diambil dari warna logo PSG Pati. Kami juga berusaha menghadirkan identitas Pati dengan motif ikan bandeng yang menjadi salah satu ikon Pati,” kata Presiden klub PSG Pati, Saiful Arifin.

Selain itu, sesanti  ‘Pati Bumi Mina Tani’, disematkan pada bagian bawah jersey dengan format #patibumiminatani. Jersey kandang PSG Pati ini bahkan sudah tersedia dalam dua kategori, player issue dan replika.

“Untuk sementara ini, memang baru jersey kandang yang diperkenalkan. Sedangkan jersey tandang dan jersey ketiga akan diperkenalkan sebelum kompetisi bergulir nanti,” imbuh Saiful Arifin.

PSG Pati, melalui Manajer Timnya,  Doni Setiabudi, juga sudah memperkenalkan delapan pemain baru mereka. Delapan pemain tersebut adalah Cris Leonardo Kaya (belakang), Sahrudin Irwan (tengah), Habibi A Jusuf (striker), Akbar (Tengah), Firman Djafar (tengah), Syahrul R Lasinari (belakang), Khusnul Wahyu (penjaga gawang) dan Zakaria (belakang).

“Para pemain ini adalah pemain rekomendasi dari pelatih setelah mengikuti seleksi tertutup dan juga hasil dari seleksi yang dilakukan di Maluku Utara pada Februari 2021 lalu,” terang Doni.

Tim Pelatih PSG Pati hingga saat ini juga masih melakukan perburuan pemain. Ada kemungkinan akan ada beberapa pemain yang sudah berpengalaman di Liga 1 yang akan diincar.

PSG Pati awalnya merupakan klub PSG (Putra Sunan Giri) Gresik. Namun sejak diakuisisi oleh Saiful Arifin, home base-nya dipindah ke ke Pati. Klub ini ditukangi oleh Ibnu Grahan.

Jika PSG Pati sudah sangat serius mempersiapkan diri, lalu bagaimana dengan klub tetangga mereka Persijap Jepara. Tampaknya hingga saat ini Persijap Jepara masih adem-ayem saja.

Klub yang berhome-base di Stadion GBK Jepara, bahkan belum sedikitpun menunjukan persiapan. Terakhir sejumlah pemain Persijap Jepara malah menyatakan sudah dalam posisi free, karena kontrak mereka sudah habis.

Berita paling gress, Asri Akbar eks gelandang Persijap malah pindah ke RANS Cilegon. Sementara beberapa pemain lokal asal Jepara, menyatakan hingga kini belum ada kejelasan mengenai persiapan Persijap.

“Sampai sekarang belum ada kabar mengenai persiapan Persijap. Katanya, masih menunggu kejelasan mengenai kompetisi Liga 2, apakah jadi digelar atau kembali ditunda,” ujar salah seorang pemain asal Persijap.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: indosport.com

Comments
Loading...