Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Perubahan Regulasi DBHCT Bikin TPA Kudus Urung Beli Buldoser

Alat berat meratakan tumpukan sampah di TPA Tanjungrejo Kudus. (MURIANEWS/ Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Penambahan sarpras berupa ekskavator dan buldoser di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampag Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus batal dilakaukan tahun ini.

Padahal, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus membutuhkan tambahan sarpras itu sebagai penunjang di area TPA.

Ketersediaan sarpras di TPA Tanjungrejo masih dapat dibilang minin. Sebab, hanya ada satu ekskavator dan satu buldoser di area TPA Tanjungrejo.

“Sebenarnya ya masih perlu. Karena saat ini kami hanya punya satu ekskavator dan satu buldoser di TPA,” kata Sekretaris Dinas PKPLH Kudus, Rofiatun, Sabtu (17/4/2021).

Menurutnya pihaknya belum bisa menganggarkan pengadaan sarpas baru. Penyebabnya karena perubahan regulasi penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Di perubahan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 206/PMK.07/2020 terkait sumber dana dari DBHCHT itu tidak boleh digunakan untuk belanja modal. Dalam hal ini untuk penambahan sarpras.

“Karena DBHCHT tidak boleh untuk pengadaan barang dan jasa. Sehingga kami tidak bisa menambah sarpras. Jadi kami maksimalkan yang ada saat ini,” terangnya.

Kendati saat ini pihaknya belum dapat melakukan penambahan, Rofiatun berharap di tahun selanjutnya bisa dilakukan penambahan sarpras. Sehingga ke depannya dapat menambah sarpas di TPA.

“Harapannya ketika nantinya di tahun-tahun ke depan ada penambahan sarpras bisa memberikan peningkatan pelayanan,” harapnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...