Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Kecam Penganiayaan Perawat di RS Siloam, Perawat Kudus Kenakan Pita Hitam Saat Bertugas

Pemasangan pita hitam sebagai aksi simpatik dan dukungan dari perawat di Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Para perawat yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kudus merespon aksi kekerasan yang menimpa perawat RS Siloam Palembang, Sumatera Selatan. Para perawat menggelar aksi simpatik dengan mengenakan pita hitam saat bertugas, Sabtu (17/4/2021).

PPNI Kudus juga mengecam keras aksi kekerasan pada perawat itu. “Kami mengececam keras terhadap penganiayaan yang dilakukan siapapun itu kepada teman sejawat saat melaksanakan tugas,” kata Ketua DPD PPNI Kudus Masvan Yulianto, Sabtu (17/4/2021).

Aksi kekerasan tersebut dinilainya sangat berlebihan dan tidak sepantasnya dilakukan. Oleh sebab itu, sebagai bentuk dukungan pihaknya menginstruksikan kepada ribuan sejawat perawat di Kudus mengenakan pita hitam di lengan kiri saat bertugas hari ini.

“Kami sangat berduka dengan kejadian yang selayaknya tidak terjadi. Sebanyak 2.340 perawat kami instruksikan untuk mengenakan pita hitam sebagai dukungan perawat di Kudus terhadap teman sejawat,” ucapnya.

Pihaknya juga berharap polisi bisa secara profesional menangani permasalah tersebut dengan baik dan tuntas. “Pelaku harus ditindak tegas dan dihukum sesuai aturan yang berlaku, ” pungkasnya.

Baca: Viral Perawat RS Siloam Palembang Dianiaya Keluarga Pasien, Pelaku Kini Ditangkap Polisi

Diberitakan sebelumnya, video seorang pria menganiaya perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) viral di media sosial (medsos).

Dalam video berdurasi 35 detik yang beredar di Instagram tampak seorang pria menggunakan topi putih dan baju kaus merah menarik rambut korban. Si perawat sendiri terlihat dijambak rambutnya dan dipukuli wajah. Ada juga beberapa orang yang berusaha melerai dan memisahkan.

Kejadian tersebut sontak membuat heboh di RS tersebut hingga mengundang perhatian petugas lainya yang langsung melerai penganiayaan tersebut.

Baca: Pelaku Penganiayaan Perawat RS Siloam Minta Maaf: Saya Emosi Lihat Anak Terluka saat Lepas Infus

Atas peristiwa tersebut, polisi kemudian mengendus dan menyelidiki kebenaran video itu. Gerak cepat tim kepolisian pun membuahkan hasil.

Pada Jumat (16/4/2021) malam, polisi berhasil mengamankan pelakunya. Pelaku diketahui bernama Jason Tjakrawinata atau JT (38). Ia ditangkap di sebuah rumah di kawasan Ogan Komering Ilir (OKI).

 

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...