Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Tambah Tujuh, Kasus Corona di Grobogan Kini Sudah Ada 3.004 Orang

Ilustrasi (Pixabay)

MURIANEWS, Grobogan – Setelah pandemi berlangsung setahun lebih, kasus positif virus corona atau Covid-19 di Grobogan kini sudah mencapai angka 3.004 orang. Ini menyusul adanya tambahan tujuh kasus baru pada hari ini, Jumat (16/4/2021).

Penambahan kasus baru hari ini turun cukup banyak dibandingkan sehari sebelumnya. Di mana, pada hari Kamis (15/4/2021) kemarin, ada 25 kasus baru yang muncul.

Dengan data hari ini, maka sudah muncul 202 kasus baru positif corona sepanjang bulan April ini yang tersebar di 17 kecamatan. Sedangkan untuk Kecamatan Brati dan Tegowanu belum pernah muncul kasus baru pada bulan ini.

Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, penambahan tujuh kasus baru pada hari ini berasal dari tiga kecamatan. Yakni, dari Kecamatan Godong (5 orang), Pulokulon (1), dan Karangrayung (1). Sedangkan pada 16 kecamatan lainnya nihil kasus baru hari ini.

“Dari tujuh kasus baru ini, ada satu orang yang dirawat di rumah sakit dan enam orang lainnya menjalani isolasi mandiri. Ketujuh kasus baru ini semuanya orang tua,” katanya.

Selain tujuh kasus baru, perkembangan hari ini ada enam pasien sembuh. Sedangkan kasus kematian pasien positif Covid-19 hari ini nihil.

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan secara komulatif bertambah jadi 3.004 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 2.603 orang, dan pasien meninggal 230 orang. Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 171 orang.

Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Masyarakat kami minta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Laskanakan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...