Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Awas, Nekat Nyalakan Petasan di Solo Bakal Dijerat UU Bahan Peledak

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak (Istimewa-Humas Polresta Solo)

MURIANEWS, Solo – Larangan menyalakan petasan selama Ramadan di Kota Surakarta atau Solo ternyata bukan gertak sambal. Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak bahkan sudah memerintahkan seluruh jajaran Polresta Solo untuk menindak tegas masyarakat yang menyalakan petasan.

Mereka yang melanggar akan dijerat dengan Undang Undang Darurat Nomor 12/1951 yang mengatur tentang bahan peledak. Sementara untuk ancaman hukuman akan disesuaikan dengan kepemilikan di lapangan.

Dikutip Solopos.com, Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan saat ini kepolisian masih menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Kegiatan itu juga mengantisipasi aksi terorisme di Makasar maupun di Mabes Polri beberapa waktu lalu.

“Markas Komando (Mako) Polri kami jaga ketat. Namun, sebagai fungsi pelayanan kami memerhatikan itu. Ini sebagai antisipasi dan menjaga keamanan Solo. Termasuk menyalakan petasan kami tindak tegas,” papar dia, Jumat (16/4/2021).

Kapolresta Solo menyebut tidak akan memberi penangguhan penahanan kepada pelaku yang menyalakan petasan. Ia menegaskan Solo tidak boleh ada bunyi petasan selama Ramadan. Pelaku bakal dijerat UU Darurat No. 12/1951 yang mengatur tentang bahan peledak.

Sementara itu, selama Ramadan kepolisian semakin mengintensifkan operasi penyakit masyarakat (pekat) seperti prostitusi, peredaran miras, dan perjudian. Polresta Solo juga menggelar patroli subuh untuk mengantisipasi aksi balap liar maupun penegakan protokol kesehatan.

Operasi subuh digelar sebelum sahur hingga setelah sahur. Lalu, petugas juga berpatroli di lokasi yang banyak pedagang takjil.

“Kami juga membangunkan sahur masyarakat menggunakan alat pengeras suara kendaraan kami,” papar Kapolresta.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...