Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Kitab Qurrotul Uyun Jadi Bekal Santri di Ponpes di Kudus Ini Agar Siap Menikah

Santri Ponpes El Fath El Islami putra sedang mengaji sambil menunggu waktu berbuka puasa. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Ngaji kitab dan membaca Al-Quran menjadi rutinitas santri Pondok Pesantren (Ponpes) El Fath El Islami yang berada di RT 01, RW 05, Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.

Ditemui MURIANEWS di pondok pesantren, santri dan juga pengurus pondok, Muhammad Robait Al Amin menyampaikan ada beberapa kitab yang rutin dikaji santri. Dua di antaranya Qurrotul Uyun, dan Kitab Hasyim Asyari.

“Kitab Qurrotul Uyun itu bekal bagi santri yang hendak menikah. Kalau kitab Hasyim Asyari isinya tentang sejarah pendiri NU,” katanya.

Selain mengaji kitab, santri juga diajarkan mengaji binadhor dan bilghoib. Binadhor merupakan membaca Al-Quran, sedangkan Bilghoib merupakan hafalan Al-Quran.

Kegiatan mengaji Al-Quran itu dilakukan setiap hari selama Ramadan. Tujuannya sebagai tholabul ‘ilmi.

“Kalau mengaji Al-Quran waktunya habis subuh dan jam satu siang. Tapi kalau di sini untuk hafalan Al-Quran tidak wajib. Kalau untuk mengajinya wajib,” terangnya.

Baca: Ponpes El Fath El Islami Kudus Ajarkan Kemandirian, Santri Belanja dan Masak Sendiri

Di momen Ramadan ini juga ada kitab khusus bernama An-Nafachat. Kitab tersebut karya dari kiai Ponpes El Fath El Islami.

“Khusus Ramadan kali ini juga ada ngaji kitab An-Nafachat yang merupakan kitab karya pondok sini. Isinya tentang hikayat mencari ilmu,” kata Lurah pondok El Fath putra, Abdul Rozaq.

Saat ini Pondok Pesantren El Fath El Islami terdapat 25 santri putra. Sebanyak 18 santri ikut berpuasa di pondok. Sedangkan tujuh lainnya yang masih kecil diperbolehkan pulang ke rumah.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...