Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Sembuh Delapan, Kasus Positif Corona di Grobogan Hari ini Tambah 26 Orang

Ilustrasi (Pixabay)

MURIANEWS, Grobogan – Sempat landai tiga hari, kasus baru positif corona atau Covid-19 di Grobogan kembali mengalami kenaikan, Kamis (15/4/2021). Perkembangan pada hari ini ada 26 orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan data hari ini, maka sudah muncul 196 kasus baru positif corona sepanjang April 2021 ini yang tersebar di 17 kecamatan. Sedangkan untuk Kecamatan Brati, dan Tegowanu belum pernah muncul kasus baru pada bulan ini.

Pada tiga hari sebelumnya, grafik kasus corona di Grobogan sempat landai karena totalnya hanya muncul 14 kasus baru. Rinciannya, pada hari Senin (12/4/2021), hanya ada dua kasus. Kemudian, hari Selasa dan Rabu kemarin sama-sama ada enam kasus yang muncul dalam sehari.

“Iya, hari ini grafiknya naik lagi. Ada 26 orang yang positif hari ini. Pada tiga hari kemarin, kondisinya landai karena kasus yang muncul tidak lebih dari sepuluh dalam sehari,” kata Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih.

Endang menjelaskan, untuk 26 kasus baru hari ini berasal dari sepuluh kecamatan. Yakni, dari Kecamatan Kradenan (3), Gubug (7), Toroh (2), Kedungjati (2), Penawangan (3), Godong (5), Grobogan (1), Purwodadi (1), Karangrayung (1), Gabus (1). Sedangkan pada sembilan kecamatan lainnya nihil kasus baru pada hari ini.

“Selain 26 kasus baru, perkembangan hari ini ada delapan pasien sembuh. Sedangkan kasus kematian pasien positif Covid-19 hari ini ada tiga orang,” jelasnya.

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan secara komulatif bertambah jadi 2.998 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 2.597 orang, dan pasien meninggal 230 orang.

Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 171 orang.

Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Masyarakat kami minta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Laskanakan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...