Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Ngupil saat Puasa Batal atau Tidak? Begini Penjelasannya

ngupil (freepik)

MURIANEWS, Semarang – Puasa di Bulan Ramadan merupakan salah satu kewajiban umat muslim di dunia. Berbagai upaya pun dilakukan untuk menjaga puasa supaya pahalanya tak berkurang, apalagi sampai batal.

Salah satunya yang membatalkan puasa adalah makan dan minum sebelum waktunya berbuka. Termasuk memasukkan benda ke dalam sembilan lubang yang ada pada tubuh. Lantas bagaimana dengan ngupil?

Sebagaimana diketahui, sebagian ulama berpendapat memasukkan sesuatu ke lubang yang berpangkal di rongga dalam tubuh manusia bisa membatalkan puasa.

Seperti yang dijelaskan Syaikh Zainuddin bin Abdul Aziz al-Malibary dalam kitabnya, Fath al-Mu’in, yang artinya, “Batal puasa disebabkan masuknya benda ‘ain (yang jelas, dapat dilihat) sekalipun hanya sedikit kedalam (bagian) yang disebut Jauf; rongga dalam.”

Tetapi, bagaimana dengan ngupil, apakah bisa membatalkan puasa?

Dalam keterangan, Ustaz Abdul Somad memberikan penjelasan bahwa ngupil saat Ramadan bisa membatalkan puasa.

“Ada yang berkeyakinan asal masuk ke rongga, batal. Rongga hidung, rongga telinga, rongga mata, batal. Makanya dibilang ngupil batal karena memasukkan sesuatu ke rongga,” ujar Abdul Somad, dilansir Suara.com, Kamis (15/4/2021).

Dalam buku berjudul Delapan Hal yang Membatalkan Puasa yang ditulis M Ali Zainal Abidin, puasa seseorang bisa saja batal jika ada benda yang masuk ke dalam lubang yang berpangkal pada organ bagian dalam secara sengaja.

Meski begitu, terdapat batasan-batasannya. Untuk hidung, batas awalnya adalah muntaha khaysum atau pangkal insang yang letaknya sejajar dengan mata.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Suara.com

Comments
Loading...