Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Pemerintah Jepara Awasi Penjual Takjil Nakal

Pedagang takjil di Pasar Jepara I mulai diserbu pembeli beberapa jam jelang buka puasa. (MURIANEWS/ Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Bulan Ramadan sudah berjalan. Sebagian besar masyarakat sering memilih membeli takjil di pinggiran jalan. Sebab, membeli takjil di pinggir jalan menjadi pilhan praktis sebagai menu berbuka puasa.

Namun demikian, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam memilih takjil. Sebab, bukan tidak mungkin pada jajanan itu terkandung zat-zat yang berbahaya bagi tubuh.

Mudrikatun, Kepala DKK Jepara menjelaskan, pedagang takjil harus memperhatikan betul jajanan yang mereka jual. Mulai dari pengolahan bahan baku sampai penyajian makanan yang sudah matang.

“Takjil yang dijual, entah di pinggiran jalan atau mana saja, harus higienis. Proses pengolahan juga harus di tempat yang higienis,” kata Mudrikatun, Kamis (15/4/2021).

Tentang penyajian, Mudrikatun menuturkan bahwa takjil harus disajikan tertutup dengan kemasan baik. Sehingga tidak ada debu atau lalat yang hinggap. Sebab, bakteri-bakteri bisa menular melalui debu dan lalat.

Selain soal kemasan, Mudrikatun juga menyoroti bahan pewarna pada takjil. Dia menilai, tidak sedikit pedagang nakal yang menggunakan pewarna tekstil untuk mewarnai makanan. Padahal, itu bia menyebabkan beragam penyakit.

“Kalau memilih takjil, jangan yang warnanya terlalu mencolok. Sebab, itu salah satu ciri pewarna tekstil. Dan kami akan terus memantau mereka (penjual takjil),” tandas Mudrikatun.

Nur Asiyah, salah satu penjual takjil di Pasar Jepara I mengaku tidak berani menggunakan pewarna tekstil saat mengolah jajanannya. Ia lebih memilih memakai pewarna yang benar-benar khusus untuk makanan.

“Meskipun kadang boros kalau pakai pewarna makanan, tapi tak masalah. Yang penting aman. Pelanggan juga percaya dengan kualitas makanan saya,” pungkasnya.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...