Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Terminal Kudus Masih Lengang, Belum Ada Tanda-Tanda Mudik Lebih Awal

Kondisi Tipe A Jati Kudus yang masih lengang. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah telah memberlakukan pelarangan mudik pada 6-17 Mei 2021. Hal tersebut sebagai upaya memutus penyebaran mata rantai Covid-19 yang hingga kini belum usai.

Hingga Kamis (15/4/2021) siang, kondisi Terminal Induk Tipe A Jati, Kudus masih tampak lengang. Belum menunjukkan adanya tanda-tanda masyarakat yang memilih mudik lebih awal agar bisa pulang ke kampung halaman.

“Sampai saat ini belum ada tanda-tanda masyarakat yang melakukan mudik lebih awal. Hanya masyarakat biasa yang setiap harinya memang sering ada yang masuk melakukan perjalanan dari luar kota, ” kata Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Induk Tipe A Jati Kudus Indarto.

Menurutnya, jumlah bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang masuk terminal juga belum mengalami kenaikan. Setiap harinya hanya ada sekitar 50-60 bus AKAP yang masuk.

“Masih sama seperti saat pandemi. Kalau sebelum pandemi itu bisa 90-100 bus AKAP. Setiap harinya memang ada orang dari luar kota seperti dari Jakarta tapi itu normal hanya satu dua orang saja, tidak orang yang mudik lebih awal,” jelasnya.

Namun, pihaknya juga tak menampik jika berdasarkan pengalaman tahun lalu saat ada larangan pemudik, ada pemudik yang tidak turun di terminal. Dan lebih memilih turun di tempat lain.

“Dulu itu ada yang turun di biro-bironya, ada juga yang turun di tempat lain. Mungkin karena di terminal itu terlalu mencolok makanya mereka pilih berhenti di tempat lain, ” jelasnya.

Pihaknya juga masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Perhubungan tentang mekanisme penyekatan saat berlakunya larangan mudik. Hingga kini pihaknya belum membuat posko atau menyiapkan petugas untuk mengantisipasi adanya pemudik.

“Kami masih tunggu instruksi dari kementerian, apakah nantinya disuruh ada posko penjagaan atau seperti apa,” pungkasnya.

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...