Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Tersebar Link Pendaftaran Subsidi Listrik, PLN Pastikan Hoaks

Link pendaftaran subsidi listrik yang dipastikan hoaks oleh PLN. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Dalam beberapa hari terakhir, di sejumlah group WhatsApp muncul sebaran link yang berisi pendaftaran subsidi listrik. Oleh PLN Jepara, informasi itu dipastikan hoaks.

Dari group-group WhatsApp, link yang tersebar terkait subsidi listrik tersebut beralamat di tokenpln.shop. Pada link itu, dijelaskan bahwa dalam sehari akan ada 50 pengguna yang dipilih secara acak sebagai penerima subsidi listrik.

Manajer ULP PLN Jepara Wima Lesmana, menyatakan bahwa subsidi listrik bagi pelanggan rumah tangga daya 450 Volt Ampere (VA) dan 900 VA pada link tersebut palsu atau hoaks.

“Hoaks ini. Web resmi kami www.pln.co.id,” tegas Wima, Jumat (15/4/2021).

Ia menjelaskan, selama masa pandemi ini, PLN sudah memperpanjang pemberian stimulus listrik bagi masyarakat bawah, pelaku usaha, dan sosial dari April sampai Juni 2021.

Wima menambahkan, berdasarkan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, stimulus ini besarannya akan diberikan separuh dari periode sebelumnya.

Bagi pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere, bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen, dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

Sedangkan untuk pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

Bagi pelanggan pascabayar, diskon diberikan dengan langsung memotong tagihan rekening listrik pelanggan, sementara untuk pelanggan prabayar, diskon tarif listrik diberikan saat pembelian token listrik.

“Masyarakat harus lebih berhati-hati kalau menerima info terkait PLN. Semua informasi bisa diakses di website resmi kami. Jadi tidak usah mengakses website selain yang resmi,” pungkas Wima.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...