Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Padam Enam Bulan, Api Abadi Mrapen di Grobogan Akhirnya Bisa Menyala Lagi

Tim dari Dinas ESDM Wilayah Kendeng Selatan saat melakukan pengecekan awal di objek wisata api abadi Mrapen. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Upaya penyalaan lagi Api Abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Grobogan, yang dilakukan instansi terkait akhirnya mulai membuahkan hasil. Sebelumnya, objek wisata andalan di Grobogan itu sempat padam sejak 25 September 2020 atau sekitar enam bulan lalu.

Kepala Cabang Dinas ESDM Wilayah Kendeng Selatan Teguh Yudi Pristiyanto mengatakan, penyalaan Api Abadi Mrapen ini sudah berlangsung sekitar dua pekan.

Namun, penyalaan ini sifatnya masih dalam proses uji coba untuk mengetahui kandungan gas dari proses pengeboran yang dilakukan.

“Iya, sudah sekitar dua minggu kita uji coba menyalakan kembali Api Abadi Mrapen dan tidak padam. Kalau kondisinya terus stabil, maka secepatnya akan direaktivasi lagi. Semoga bisa berhasil sesuai rencana,” kata Teguh melalui Kasi Energi Sinung Sugeng Arianto, Rabu (14/4/2021).

Baca: Waduh! Api Abadi Mrapen Grobogan Sudah Sepekan Padam

Menurutnya, dalam kajian dan penelitian yang dilakukan setelah padamnya Api Abadi Mrapen, ada beberapa pilihan untuk upaya penyalaan kembali.

Yakni, menyalurkan kandungan gas menggunakan jaringan pipa dari bekas pengeboran sumur di belakang minimarket hingga ke lokasi Api Abadi Mrapen. Lokasi pengeboran sumur ini berada sekitar 200 meter di sebelah utara objek wisata tersebut.

Baca: Legenda Api Abadi Mrapen Grobogan, Berawal dari Tancapan Tongkat Sunan Kalijaga

Opsi kedua, melakukan pengeboran lagi di lokasi wisata Api Abadi Mrapen untuk mencari kandungan gas.

“Setelah dilakukan beberapa kajian, akhirnya dipilih opsi kedua dengan mencari sumber baru di sekitar titik utama. Kemudian kita lakukan pengeboran di dua titik di kawasan tersebut dengan kedalaman sekitar 40 meter. Gas yang keluar dari titik pengeboran ini selanjutnya diuji coba dengan dialirkan ke titik Api Abadi Mrapen,” jelasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...