Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Polda Jateng Larang Ormas Lakukan Sweeping Selama Ramadan

Kepala Kepolisian Daerah Irjen Polisi Ahmad Lutfhi saat memberikan arahan pada Jajaran Kepolisian Resor se-Eks Kersidenan Pekalongan di Pekalongan, Rabu (14/4/2021). (ANTARA/HO/Humas Polresta Pekalongan)

MURIANEWS, Pekalongan – Polda Jateng melarang keras organisasi kemasyarakatan ataupun kelompok tertentu melakukan sweeping. Apalagi, sweeping tersebut dilakukan dengan dalih untuk menciptakan situasi yang aman dan nyaman selama bulan suci Ramadan.

Kapolda Jateng Irjen Ahmad Lutfhi menjelaskan, untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya sudah memerintahkan jajarannya untuk melaksanakan giat kepolisian.

“Dalam kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) ini sasaran operasi juga terkait peredaran minuman keras,” kata Kapolda seperti dikutip Antara Jateng, Rabu (14/4/2021).

Kapolda mengingatkan pada jajarannya terus meningkatkan kewaspadaan dengan melaksanakan patroli untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada saat Ramadhan dan Lebaran 2021.

“Selain itu, kami juga minta polres/polresta mampu mengantisipasi adanya letusan petasan dan memberikan imbauan kepada masyarakat tidak berkerumun seperti melakukan takbir keliling dan pawai obor,” katanya.

Ia mengatakan bahwa dalam rangkaian operasi Keselamatan Candi 2021, pihaknya sudah mulai melakukan penyekatan di jalur pantai utara (pantura) dan membentuk posko di beberapa “rest area”.

“Hal ini bertujuan untuk memberikan imbauan pada masyarakat dalam rangka meminimalisasi penyebaran COVID-19. Adapun untuk jajaran Polres Brebes yang berbatasan dengan Provinsi Jawa Barat agar berkoordinasi dengan Polres Cirebon,” katanya.

Terkait dengan kemungkinan ancaman teroris di wilayah Jawa Tengah, Kapolda minta jajaran polres dan polresta perlu melakukan penggalangan pada tokoh agama dan masyarakat.

“Untuk ancaman teror sampai saat ini masih ada. Oleh karena, perlu adanya antisipasi dengan menggalang silaturahmi pada tokoh agama dan masyarakat,” katanya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Antara Jateng

Comments
Loading...