Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

SK Pengangkatan Sekdes Jambanan Digugat di PTUN, Praja Sragen Beri Dukungan

Para anggota Praja berfoto di depan Kantor Dinas Bupati Sragen sepulang dari PTUN Semarang, Selasa (13/4/2021). (Espos/Tri Rahayu)

MURIANEWS, Sragen — Puluhan perangkat desa anggota organisasi Praja Sragen mendatangi Gedung Pengadilan Negeri Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang. Mereka datang untuk memberi dukungan Sekretaris Desa (Sekdes) Jambanan, Dasino yang melakukan gugatan terkait batas usia pensiun yang diterimanya.

Dikutip Solopos.com, Dasino menggugat Kepala Desa Jambanan Sugino Welly yang menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Sekdes dengan masa kerja sampai batas usia 60 tahun.

Puluhan perdes anggota Praja itu datang dari 13 kecamatan di Sragen. Mereka datang dari Tanon, Sumberlawang, Miri, Gemolong, Kalijambe, Plupuh, Sidoharjo, Karangmalang, Ngrampal, Kedawung, Sambungmacan, Gondang, dan Gesi. Ketua Praja Sragen Sumanto mengoordinasikan kedatangan mereka.

“Hari ini merupakan sidang kedua gugatan Sekdes Jambanan di PTUN Semarang. Sidang masih tertutup dengan agenda pemeriksaan berkas. Pak Dasino (Sekdes Jambanan) sebagai penggugat dan Kades Jambanan sebagai tergugat,” ujar Sumanto kepada wartawan sepulangnya dari PTUN Semarang, Selasa (13/4/2021).

“Tuntutannya, SK dari kades yang menerangkan masa kerja sampai usia 60 tahun dicabut. Menurut kami, SK itu tidak berdasar hukum,” kata dia.

Ia menjelaskan, sebelumnya SK yang ada menyebut masa kerja hingga usia 65 tahun karena pengangkatan sebelum tahun 2000. Kemudian ada SK baru yang mengubah masa kerja menjadi 60 tahun.

Dari pihak tergugat hadir Kades Jambanan Sugino Welly bersama Camat Sidoharjo Susilohono, Kabag Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Sragen Rina Wijaya, dan pejabat Bagian Hukum Setda Sragen.

“Yang menggugat baru Pak Dasino saja,” ujar Rina.

Kades Jambanan Sugino Welly mengakui sebagai tergugat dalam perkara di PTUN itu. Namun, Sugino enggan berkomentar soal hal itu.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto menyampaikan gugatan ke PTUN itu jalan yang terbaik daripada terjadi adu argumentasi. Sekda mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen sudah mengklarifikasi masa kerja perdes berdasarkan aturan hukum yang berlaku.

Perdes yang pengangkatannya sebelum aturan tahun 2000 dan tidak mengikuti promosi jabatan maka tetap batas masa kerjanya usia 65 tahun. Perdes yang pengangkatannya sebelum aturan tahun 2000 tetapi mengikuti promosi maka harus mengikuti aturan baru dengan masa kerja hingga usia 60 tahun.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...