Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Banyak Sekolah di Jepara Diam-Diam Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Situasi uji coba PTM di SMPN 2 Jepara dengan protokol kesehatan ketat. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mengakui adanya sekolah di Bumi Kartini yang menjalankan pembelajaran tatap muka (PTM) secara diam-diam. Untuk itu, pemerintah berencana melaksanakan uji coba di masing-masing kecamatan.

Subandi, Ketua PGRI Kabupaten Jepara, tidak menampik bahwa faktanya banyak sekolah sudah menjalankan PTM. Terutama sekolah-sekolah yang berada jauh dari kota.

“Diakui atau tidak, nyatanya sudah banyak sekolah yang tatap muka. Meskipun tidak sepekan penuh. Tapi faktanya memang ada. Rata-rata swasta,” kata Subandi, Rabu (14/4/2021).

Penyebabnya menurut dia, pembelajaran daring di desa-desa tidak didukung dengan fasilitas yang mumpuni. Sebagian siswa tidak memiliki smartphone yang mampu menampung tugas-tugas, minimnya kuota, dan susah sinyal seluler.

Ketua PGRI Jepara Subandi, dan Kepala Disdikpora Jepara Agus Tri Harjono. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara Agus Tri Harjono mengatakan, sebenarnya pemerintah pusat sudah memperbolehkan PTM. Namun, Kabupaten Jepara belum berani mengikuti. Sebab, belum seluruh guru divaksin.

“Sejauh ini belum ada 50 persen guru yang divaksin. Targetnya Juni sudah divaksin semua. Dan pada Juli nanti PTM sudah bisa dilaksanakan di seluruh Jepara,” ujar Agus.

Agus menyatakan, pihaknya akan berkomunikasi dengan bupati Jepara untuk mencoba PTM di tiap-tiap kecamatan. Setelah dirasa berhasil, uji coba akan dilaksanakn di desa-desa.

Sejauh ini, di Kabupaten Jepara baru ada empat sekolah yang menjalankan uji coba PTM. Yaitu SMPN 2 Jepara, SMAN 1 Mayong, SMKN 1 Kalinyamatan, dan MAN 1 Jepara.

Agus menilai, uji coba itu cukup sukses. Pasalnya, hingga kini belum ada kasus Covid-19 baru dari adanya PTM itu.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...