Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Cabuli Siswi SMP, Penjaga Fotokopi di Yogyakarta Diringkus Polisi

Polisi menunjukkan sejumlah barang bukti dalam rilis kasus pelecehan seksual yang terjadi di salah satu warung fotokopi di wilayah Purbayan, Kotagede, Rabu (14/4/2021). (Harian Jogja/Yosef Leon)

MURIANEWS, Yogyakarta – Seorang penjaga warung fotokopi berinisial DS di wilayah Kemasan, Purbayan, Kotagede, Kota Yogyakarta diringkus polisi. Itu dilakukan lantaran pria 26 tahun tersebut diduga melakukan perbuatan cabul kepada AD, pelajar SMP berusia 14 tahun.

Kapolsek Kotagede, Kompol Dwi Tavianto mengatakan, aksi itu dilakukan DS pada 10 April lalu saat korban mencetak tugas sekolah di tempatnya bekerja. Sementara, penangkapan DS dilakukan setelah ada laporan dari orang tua korban.

“Kami langsung kumpulkan barang bukti dan mendengar keterangan saksi lalu disimpulkan bahwa tersangka diduga melakukan tindak pidana pelecehan. Tapi tersangka belum mau mengaku,” kata Kapolsek Kotagede, Kompol Dwi Tavianto seperti dikutip Solopos.com, Rabu (14/4/2021).

Kapolsek menjelaskan setelah pelecehan tersebut, korban merasa tidak nyaman dan resah. Dia lantas melaporkan insiden itu ke orang tuanya dan langsung membuat laporan ke Polsek terdekat.

“Langsung kami tidak lanjuti, meski dari keterangan yang minim, namun ada bantuan kamera CCTV serta potongan foto,” kata Kapolsek.

Ia menyebutkan, DS melakukan aksi cabulnya pada Sabtu (10/4/2021) sekira pukul 17.37 WIB. Saat itu, korban datang ke warung fotokopi DS untuk mencetak file tugas yang tersimpan di smartphone-nya. Korban dipersilakan duduk di bangku dan DS membantu di sebelahnya.

Sambil sesekali mengobrol, tersangka lantas memegang tangan korban dan melanjutkan aksinya sampai ke perut dan bagian bawah payudara korban. Tak hanya itu, sambil sesekali melayani pelanggan lainnya, tersangka juga menyempatkan diri untuk memegang atau memperbaiki hijab korban lalu menggosokkan alat kelaminnya ke punggung korban.

“Orang tua langsung melaporkan karena takut kondisi psikologis anak terganggu karena kejadian itu,” jelas Kapolsek.

Kanit Reskrim Polsek Kotagede, Iptu Mardiyanto, mengatakan tersangka telah bekerja di warung fotokopi tersebut selama kurang lebih dua tahun. Polisi masih mendalami apakah kejadian itu yang pertama dilakukan pelaku, atau sudah ada kasus sebelumnya.

Saat pemeriksaan, polisi mengecek dua kamera CCTV di lokasi kejadian dan mendapati bahwa kejadian pelecehan itu benar dilakukan tersangka.

“Ada satu rekaman yang terlihat bahwa DS melakukan aksinya dengan cukup jelas, karena mereka duduknya juga cukup berdekatan,” katanya.

Polisi ikut serta mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya rekaman kamera CCTV. Selain itu jaket korban yang dipakai saat kejadian, serta sehelai hijab hitam. Akibat perbuatannya, DS diancam dengan Pasal 290 ayat 2 KUHP dengan hukuman penjara maksimal tujuh tahun

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...