Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Duh, Keran Air di Kudus City Walk Kembali Hilang Digondol Orang

Lubang tempat cuci tangan di kawasan City Walk Kudus mengucurkan air setelah keran dicuri orang. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Satu keran tempat cuci tangan di kawasan City Walk Sunan Kudus kembali hilang diambil orang tak bertanggung jawab. Keran yang hilang itu tepatnya berada di Jalan Sunan Kudus depan Laundry Binatu Bandung.

Pantauan MURIANEWS di lapangan, lubang bekas keran nampak ditutup dengan kayu dan kain agar air tak mengucur.

Rokhatin (52), karyawan Binatu Bandung mengaku mengetahui keran tersebut hilang sudah semenjak Selasa (13/4/2021) pagi, waktu ia berangkat bekerja. Ia memperkirakan, keran tersebut hilang pada Selasa dini hari.

“Saya berangkat kerja pukul 05.30 WIB itu sudah tidak ada, waktu itu pagi sudah tidak mengalir. Waktu sorenya PKL yang jualan di sini juga kaget. Padahal dia pulang selesai bersih-bersih itu jam 04.00 WIB itu kerannya masih, ” katanya, Rabu (14/4/2021).

Agar air tak mengalair ke mana-mana lajut dia, lubang keran tersebut pun ditutup dengan menggunakan kayu dan kain, “Sore itu kan kembali mengalir airnya, sampai kasihan mbaknya PKL yang jualan, kebingungan. Akhirnya cari kayu sama kain agar tidak mengalir, ” ujarnya.

Baca: Kebangetan! Baru Jadi, Keran City Walk Sunan Kudus Sudah Dipreteli Orang Jahil

Sementara itu, Pelaksana Proyek City Walk Abdul Qodir menyatakan, saat ini area Kawasan City Walk masih dalam masa pemeliharaan selama enam bulan semenjak diserahkan. Pihaknya akan segera mengganti jika ada kehilangan keran atau kerusakan di area tersebut.

“Kami malah belum dapat laporan adanya kerusakan itu. Tapi kalau ada akan segera cek dan kami ganti hari ini juga, ” pungkasnya.

Sebelumnya, keran di Kawasan City Walk juga pernah lenyap setelah proses pembangunan baru saja rampung pada Desember 2020 lalu. Lokasinya pun terlalu jauh dengan lokasi keran yang hilang saat ini.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...