Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Persiapan Ujian Sekolah, Ratusan Guru di Kudus Diajukan Jadi Prioritas Vaksinasi Covid

Siswa SMP 1 Jekulo Kudus diperiksa sebelum masuk ke sekolah untuk mengikuti uji coba PTM. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus kembali mengajukan daaaftar guru dan tenaga pendidik di Kudus untuk menjadi prioritas dalam vaksinasi Covid -19. Pasalnya, hingga saat ini baru ada sekitar 450-an guru yang sudah tervaksin.

Langkah ini juga dilakukan untuk mendukung rencana Pemkab Kudus yang akan mengusulkan agar ujian sekolah bisa dilaksanakan dengan sistem tatap muka.

“Kami ajukan surat permohonan ke Dinas Kesehatan Kudus (DKK) untuk bisa memprioritaskan vaksin yang baru datang untuk persiapan ujian sekolah, ” kata Plt Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada, Selasa (13/4/2021).

Ia mengatakan, sebanyak 740 guru dan tenaga pendidik dari 22 SMP di Kudus yang sudah siap kembali diajukan. Menurutnya data ribuan guru di Kudus sebenarnya telah dikirimkan pada bulan Februari lalu,  kali ini pihaknya kembali mendata sekolah mana yang diprioritaskan.

“Semua sebenarnya sudah siap, semua prioritas. Karena alokasi vaksin juga bertahap jadi kami pilih yang lebih prioritas dulu, ada sekolahan yang mengajukan masuk ujian sekolah ke kami itu salah satu yang prioritas. Ini kami juga masih mendata lagi, ” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan pengajuan kembali permohonan itu untuk mempersiapkan ujian sekolah jika jadi digelar tatap muka. Dan juga untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka yang akan digelar serentak pada tahun ajaran baru Juli 2021 mendatang.

“Itu juga untuk persiapan tatap muka, sesuai petunjuk SKB empat menteri itu masuk pertama 12 Juli. Semoga Kudus bisa tervaksin semua biar bisa tatap muka lagi, ” ucapnya.

Sementara saat rencana ujian sekolah tatap muka nanti, bisa dimungkinkan hanya dilakukan bagi sekolahan yang gurunya sudah tervaksin. Selain itu, semua sarana dan prasarana protokol kesehatan di sekolahan harus sudah terpenuhi.

“Karena ini sudah mepet, SMP mulai 19 April dan SD mulai 26 April 2021, kemarin ada 9 SD dan 1 SMP yang siap. Bisa juga nanti minimalnya guru sudah tervaksin satu kali baru boleh gelar ujian sekolah. Atau teknisnya seperti apa nanti, prokes harus berjalan ketat, ” imbuhnya

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Andini Aridewi menyatakan, vaksinasi guru akan kembali dilakukan pada akhir pekan ini. Pihaknya akan memprioritas guru di sejumlah sekolah yang akan menggelar ujian sekolah.

“Kemungkinan Jumat dan Sabtu pekan ini untuk sekolah yang mau ujian dulu. Sesuai usulan Disdikpora, ” pungkasnya.

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...