Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Pekan Pertama Uji Coba PTM di Grobogan Dinilai Baik, Ini Indikasinya

Pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka di MAN 1 Grobogan. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Pemkab Grobogan sudah melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) mulai 5 April 2021 lalu. Untuk pelaksanaan uji coba ini dilangsungkan di lima sekolah.

Yakni, SMKN 1 Purwodadi, MAN 1 Grobogan, SMPN 1 Grobogan, SMAN 1 Wirosari, dan MTs Negeri 1 Grobogan.

Setelah berlangsung selama sepekan, pelaksanaan uji coba PTM di sekolah tersebut dievaluasi oleh Satgas Covid-19 dan instansi terkait. Adapun hasil evaluasi menyatakan jika pelaksanaan uji coba PTM tersebut dinilai baik.

“Senin kemarin kita lakukan evaluasi terkait uji coba pembelajaran PTM. Hasilnya dinilai baik,” kata Plh Bupati Grobogan Moh Sumarsono, Selasa (14/4/2021).

Menurut Sumarsono, penilaian baik itu didapat karena ada tiga kriteria yang sudah dipenuhi. Yakni, tidak ada pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan guru, siswa, maupun warga sekolah lainnya. Kriteria berikutnya, tidak terjadi penularan Covid-19 dalam pelaksanaan uji coba PTM itu.

“Kriteria ketiga, sejauh ini tidak ada komplain yang datang dari peserta didik maupun orang tua siswa. Dengan terpenuhinya tiga kriteria itu maka pelaksanaan uji coba PTM dinilai telah berjalan baik,” jelasnya.

Dengan penilaian baik itu, saat ini sedang dilakukan kajian untuk menambah jumlah sekolah yang bisa melaksanakan uji coba PTM di tingkat SMP. Sedangkan untuk sekolah tingkat SD dan MI masih belum direkomendasikan untuk melaksanakan uji coba PTM atau masih tetap pembelajaran secara daring.

“Untuk sekolah yang tingkatannya di bawah SMP, masih menunggu sampai semua gurunya mendapatkan vaksin terlebih dulu. Kalau sudah divaksin maka baru bisa dipertimbangkan untuk uji coba,” sambung Sumarsono.

Sumarsono meminta para guru dan para siswa untuk melaksanakan protokol kesehatan yang sudah ditentukan terkait pelaksanaan uji coba PTM ini. Sebab, jika uji coba ini berjalan dengan lancar dan aman, maka akan membuka kesempatan penambahan jumlah sekolah yang bisa melaksanakan PTM.

“Pelaksanaan uji coba ini harus mendapat dukungan kita semua. Untuk itu, mari kita laksanakan kesempatan uji coba ini sebaik mungkin. Jika ini nanti berhasil maka jumlah sekolah yang boleh melaksanakan PTM bisa bertambah,” jelasnya.

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...