Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Dua Mobil dan Lima Motor Kecelakaan Karambol di Simpang Jati Kencana, Dua Korban Luka Berat

Polisi mendata kendaraan yang terlibat kecelakaan di simpang Jati Kencana, Tegalrejo, Kota Jogja pada Selasa (13/4/2021) pagi. (Harian Jogja/Yosef Leon)

MURIANEWS, Jogja – Kecelakaan karambol terjadi di simpang Jati Kencana, Tegalrejo, Kota Jogja pada Selasa (13/4/2021) pagi. Kecelakaan yang melibatkan dua mobil dan lima sepeda motor itu membuat lalu lintas di Simpang Jati Kencana macet total.

Beruntung, tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Hanya saja, enam orang terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan. Empat di antaranya diperbolehkan melakukan rawat jalan, namun dua lainnya diharuskan rawat inap karena mengalami luka berat.

Dilansir dari Solopos.com, Suryono, salah satu pengemudi yang terlibat kecelakaan menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.45 WIB di persimpangan yang menghubungkan Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Godean, dan Jalan Kyai Mojo.

Saat itu, dirinya mengendarai mobil Honda Civic bernopol AB 46 UM hendak melintas dari Jl Godean menuju Jalan Kyai Mojo dan tengah menunggu lampu lalu lintas yang menyala merah. Ada kendaraan lain yakni sepeda motor Honda Vario AB 3714 UI, Honda Supra AB 2800 EY, Honda Supra AB 2257 BW dan lainnya.

Di saat bersamaan, mobil Toyota Kijang Innova bernopol K 8606 BN melaju dengan kecepatan tinggi dari arah yang berlawanan. Mobil tersebut, menurut Suryono, telah lebih dulu menabrak sepeda motor hingga terbang dan mengambil jalur yang berlawanan. Mobil itu lantas kembali menabrak kendaraan yang tengah menunggu di persimpangan di sebelah utara.

“Kebetulan kami berhenti waktu lampu merah. Posisi saya di belakang sedikit karena di depan ada banyak sepeda motor, tiba-tiba ada suara keras dari depan dan mobil Innova terbang menuju mobil saya,” jelasnya.

Suryono yang juga pengajar di FKG UGM ini sontak kaget dan mobil Innova tadi kemudian juga menabrak secara beruntun sepeda motor dan mobil yang dikendarainya. “Pas jatuh di atas mesin mobil saya. Nabraknya motor dulu ada tiga atau lima yang di depan saya,” tambah dia.

Dia menduga, pengemudi Innova itu kemungkinan mencoba menerobos lampu lalu lintas sebelum menyala merah. Selain itu, diketahui pula pengemudi Innova yang tidak disebutkan identitasnya itu baru pulang dari rumah sakit. “Katanya tadi pagi berobat gitu. Minum obat, tapi dia sendiri mengatakan enggak sadar” ujarnya.

Akibat peristiwa itu bumper depan mobil yang dikendarai Suryono remuk. Sementara kaca depan mobil Innova hancur dan kendaraan roda empat lainnya ringsek. Polisi membawa sejumlah barang bukti tersebut ke Pos Polantas Gramedia guna kepentingan penyelidikan.

Kasubnit II Lakalantas Polresta Jogja, Aiptu Widianto, mengungkapkan peristiwa itu sempat mengakibatkan lalu lintas di sekitar lokasi macet total. Polisi kemudian mengalihkan arus lalu lintas ke jalan alternatif guna mengurangi kepadatan kendaraan.

Lebih lanjut, Widanto mengatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun sejumlah korban disebut mengalami luka berat dan patah tulang hingga mesti mendapat perawatan medis di rumah sakit. Sejumlah korban pengendara lainnya disebut hanya mengalami luka ringan.

Dia menyebut, petugas di lapangan juga sempat melihat bekas luka infus pada lengan pengedara roda empat Innova. Namun, polisi masih mengumpulkan bukti-bukti lain dan memeriksa sejumlah saksi.

“Ada enam korban dari insiden lakalantas tadi, empat boleh pulang dan dua lainnya masih opename dan dirawat di RSA UGM dan RS Panti Rapih,” ujarnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...