Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Setubuhi Pacar Usai Dicekoki Miras, Pemuda Demak Terancam 15 Tahun Penjara

Tersangka Boleng (baju biru) tega menyetubuhi pacarnya yang mabuk di Demak. (Foto: Mochamad Saifudin/detikcom)

MURIANEWS, Demak – Seorang pemuda berinisial AP, (18), terpaksa berurusan dengan polisi. Itu terjadi setelah ia tega mencekoki pacarnya yang masih berusia 17 tahun dengan miras kemudian menyetubuhinya.

Wakapolres Demak, Kompol Johan Valentino Namuru menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan, tersangka memang berniat melakukan pencabulan. Hal itu diketahui dari cara tersangka melancarkan aksinya.

“Berdasarkan pemeriksaan, memang tujuan utama tersangka melakukan hal itu (pencabulan). Pertama tersangka mengajak bertemu pacarnya, kemudian dia membeli minuman (miras). Lalu minum bersama korban,” jelas Wakapolres seperti dikutip Detik.com, Selasa (13/4/2021).

“Karena pada saat dia minum, dia mabuk, korban pun mungkin juga ada rasa mabuk, akhirnya dia punya niat untuk melakukan tindakan itu,” sambungnya dilansir Detik.com.

Peristiwa pencabulan itu terjadi pada Senin, 29 Juni 2020 lalu di rumah bibi Boleng yang sedang sakit stroke. Kala itu pelaku mengajak korban untuk bertemu pada pukul 21.00 WIB, namun ditolak pacar karena takut pulang kemalaman.

Namun pada tengah malam, tersangka bersama seorang temannya berboncengan menuju ke rumah korban. Kemudian pacarnya dibonceng bertiga bersama tersangka dan temannya menuju ke rumah bibi Boleng, di Demak.

“Sesampainya di rumah tersebut korban diajak minum miras jenis arak oleh tersangka dan temannya. Setelah korban mabuk dan tertidur teman tersangka keluar untuk membeli rokok. Pada saat itulah tersangka menyetubuhi korban sebanyak satu kali,” terang Johan.

Di lokasi yang sama, tersangka Boleng berdalih tidak merencanakan persetubuhan itu. Dia menyebut peristiwa itu terjadi di rumah bibinya yang sakit.

“Tidak ada rencana, habis kita mabuk, minum setengah. Coba saya rebahan, ada kejadian kayak gitu,” terang AP yang mengaku bekerja kuli bangunan tersebut.

Atas perbuatannya pelaku dijerat UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Boleng terancam pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda sebanyak Rp 5 miliar.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...