Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Mudahkan Kreditur, SK Pengangkatan Ketua RT dan RW di Wonogiri Kini Bisa Jadi Agunan Kredit

Ilustrasi layanan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di perbankan. (Antara)

MURIANEWS, Wonogiri — Badan Perkreditan Rakyat Badan Kredit Kecamatan (BPR BKK) Wonogiri memberikan trobosan baru dalam pelayanan ke nasabah. Salah satunya dengan memberikan kemudahan dalam memberikan kredit kepada Ketua RT dan Ketua RW.

Kemudahan tersebut berupa pengganti agunan kredit yang bisa menggunakan Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai ketua RT dan RW. Kebijakan tersebut akan mulai dilakukan tahun ini.

Komisaris BPR BKK Wonogiri, Edhy Tri Hadyantho menyampaikan kredit khusus bagi ketua RT dan RW di Wonogiri adalah produk baru yang diluncurkan tahun ini.

Pihaknya membuka kredit itu karena insentif 2021 mereka naik 100 persen dari sebelumnya Rp 200 ribu per orang tiap bulan menjadi Rp 400 ribu per orang tiap bulan. Dengan begitu kemampuan ekonomi mereka meningkat.

“Kredit buat para ketua RT dan RW ini tanpa agunan. Pakai SK pengangkatan sebagai ketua RT dan RW saja,” kata Edhy seperti dikutip Solopos.com, Senin (12/4/2021)

Dia menjelaskan, mereka bisa mengajukan kredit senilai maksimal Rp 15 juta dengan masa kredit maksimal lima tahun. Tenor disesuaikan dengan masa jabatan.

Menurut mantan Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Wonogiri itu, produk kredit tersebut merupakan salah satu ekspansi pasar untuk meningkatkan pendapatan.

Jika pendapatan naik secara otomatis laba yang diperoleh bakal naik pula. Alhasil, BPR BKK Wonogiri bisa berkontribusi memberi deviden yang lebih tinggi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dan Pemberintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri selaku pemegang saham.

“Kredit ini bisa untuk modal usaha, seperti beternak. Dengan begitu ketua RT dan RW bisa lebih berdaya,” imbuh Edhy.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Singodutan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Karsanto, mengaku sudah mengetahui ihwal kredit bagi ketua RT dan RW dari BPR BKK Wonogiri. Beberapa waktu lalu pihaknya menerima brosur yang berisi informasi kredit tersebut. Dia sudah menginformasikannya kepada para ketua RT dan RW.

“Sudah ada ketua RT yang mengurus dokumen persyaratan ke desa. Informasinya dokumen itu buat mengajukan kredit di BPR BKK Wonogiri,” ulas Kades.

Dia menilai kredit bagi ketua RT dan RW tepat, karena mulai tahun ini insentif mereka naik 100 persen. Di Singodutan ada 37 ketua RT dan RW. Anggaran untuk insentif mereka senilai Rp 177,6 juta/tahun. Anggaran itu bersumber dari alokasi dana desa (ADD). Dia berharap ketua RT dan RW menggunakan dana kredit untuk modal usaha produktif.

“Semoga saja kredit yang mereka akses untuk usaha produktif, seperti ternak kambing atau sapi. Dengan begitu ekonomi mereka bisa meningkat. Kalau hanya untuk kebutuhan konsumtif, untuk membeli sepeda motor misalnya, malah tambah repot,” ujar Kades.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...