Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ada Cerita Mbah Jenggolo dan Sunan Kudus di Balik Motif Batik Eltada, Begini Ceritanya

Penggerak Pelatih Batik Desa Janggalan Muhammad Fadloli menunjukkan batik motif eltada yang notabene merupakan batik Kudus khas Desa Janggalan. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Batik motif eltada yang notabene merupakan batik Kudus khas Desa Janggalan, atau yang dikenal juga dengan sebutan batik tapal kuda memiliki cerita tentang Desa Janggalan. Bahkan ada hubungannya juga dengan Mbah Jenggolo, dan Sunan Kudus.

Kata eltada diambil dari ”elo” dan ”tapal kuda”. Elo merupakan pohon yang tumbuh di Dukuh Ngelo, Desa Janggalan, Kabupaten Kudus. Menurut Penggerak Pelatih Batik Desa Janggalan Muhammad Fadloli, dulunya pernah ada tempat pandean atau pande besi yang membuat roda dokar, bendi, dan tapal kuda.

“Mbah Jenggolo dahulu merupakan orang kepercayaan Sunan Kudus yang ditugasi untuk merawat kuda yang dimiliki Sunan Kudus,” katanya kepada MURIANEWS, Senin (12/4/2021).

Selain itu, menurut Fadloli, Mbah Jenggolo merupakan prajurit sandi dari Sunan Kudus yang juga memiliki kuda. Di situ Fadloli menceritakan bahwa Mbah Jenggolo merupakan simbol dari kebangkitan Desa Janggalan.

Lebih lanjut, Fadloli mengungkapkan batik eltada itu dibuatnya saat pandemi. Alhasil, batik motif eltada itu diberi isen-isen gringsing atau mata ikan. Kata gringsing diambil dari bahasa Sansekerta.

Gring itu sakit, sing itu tidak. Makna dari gringsing itu tidak sakit. Harapan kami bisa menolak virus dan pandemi segera cepat berlalu,” ujarnya.

Dari segi warna, batik eltada juga memiliki makna. Warna cokelat dan biru masing-masing memiliki makna tersendiri.

“Warna biru tua itu merupakan awal proses dibuatnya batik. Maknanya sebagai penanda era batik dimulai. Sedangkan untuk warna cokelat itu menunjukkan tanah tempat bumi dipijak. Untuk warna hijau itu simbol keteduhan,” jelas Fadloli.

Batik eltada yang dibuat tahun 2021 ini diharapkan Fadloli dapat menjadi kebangkitan bagi era batik Kudus. Sehingga batik Kudus semakin dikenal.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...