Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Bocah Berusia 11 Tahun, Main Dengan Tim Senior Liga Liberia, Viral!

Eric Marshall, bocah 11 tahun dari Liberia. Sudah bermain dengan pemain dewasa di Liga 4 Liberia. (https://twitter.com/WesleyKla)

MURIANEWS, Kudus– Benua Afrika memang merupakan salah satu kawasan yang dikenal melahirkan banyak pemain sepak bola berbakat. Dari banyak negara di Afrika, Liberia adalah salah satu yang dikenal memiliki talenta luar biasa untuk urusan sepak bola.

Baru-baru ini, di jagad twitter, seorang bocah berusia 11 tahun membuat gempar. Video saat si bocah bermain sepak bola menjadi viral. Eric Marshall, demikian nama si bocah berusia 11 tahun ini, terlihat bermain diantara pesepak bola senior.

Kejadian ini berlangsung di Divisi Empat Liga Liberia, saat Liberia FC berhadapan dengan FC Gar’ou. Eric yang dimasukan sebagai pemain pengganti terlihat begitu enjoy dalam bermain sepak bola.

Padahal rekan dan lawannya adalah pesepak bola senior. Dari sisi pengalaman dan postur fisik, jelas jauh diatas apa yang ada pada diri si bocah ini.

Kiprahn Eric Marshall menjadi viral selepas foto dan video aksi-aksinya bermain bola berseliweran di dunia maya. Penampilan Eric Marshall jelas sangat mencolok karena perawakan tubuhnya yang kalah besar dibandingkan para sosok pemain lain di sekelilingnya.

Jersey yang dikenakannya juga tampak kedodoran karena ukurannya untuk pemain dewasa. Namun, permainannya tidak menunjukan sebuah kecanggungan. Bocah ini bahkan terlihat memiliki skill hebat dengan tehnik yang diperlihatkannya.

Dalam salah satu video, Eric Marshall beberapa kali terlihat berani mengolah bola. Selain itu, si bocah juga mampu melakukan kombinasi satu-dua dengan rekan satu timnya di FC Gar’ou.

Seperti informasi yang menyertai video tersebut, Eric Marshall disebutkan masuk sebagai pemain pengganti saat timnya ketinggalan 0-2. Di sisa waktu, saat Eric sudah berada di lapangan, FC Gar’ou akhirnya mampu menyamakan skore menjadi 2-2.

Disebutkan juga disana, pada saat itu tim FC Gar’ou yang dibela Eric hanya bermain 10 orang. Karena satu pemain terkena kartu merah. Berkat Eric, timnya akhirnya bisa bermain imbang 2-2 kontra Liberia FC. Wow!

Keterlibatan Eric pada pertandingan itu memang memukau. Namun tidak sedikit juga yang mempertanyakan keputusan FC Gar’ou yang memainkan si bocah. Beberapa kalangan mempertanyakan kelayakan seorang bocah berumur 11 tahun, bermain sepak bola dengan orang dewasa, terutama terkait aspek keselamatannya.

FC Gar’ou melalui akun twitternya mengakui, Eric Marshall, di usianya saat ini, semestinya memang memainkan pertandingan sepak bola 7 lawan 7 dan bukannya 11 lawan 11.

“Anda benar. Ia semestinya main 7v7. Ada yang konvensional dan tak konvensional. Terkadang, yang disebut terakhir itu lebih bersifat spontan. Tapi hal ini sudah memungkinkan kami untuk melihat apa yang mampu ia lakukan dalam situasi yang tidak menguntungkan. Namun, di antara jajaran pemain lain seusianya, ia sudah nyaris seperti manusia super,” cuit akun FC Gar’ou.

Penulis: Budi Erje
Editor: Budi Erje
Sumber: sport.detik.com

Comments
Loading...