Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Amankan Demo Buruh, Polda Metro Jaya Turunkan Ratusan Personel

Demo buruh di Patung Kuda, Jakarta Pusat. (Sachril/detikcom)

MURIANEWS, Jakarta – Aksi besar-besaran yang dilakukan serikat buruh di depan Gedung Mahkamah Konstitusi dijaga ketat petugas. Setidaknya, Polda Metro Jaya menurunkan sebanyak 350 personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa tersebut.

“Kekuatan ada sekitar 350 personel yang kita turunkan di beberapa tempat untuk pengamanan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus seperti dikutip Kompas.com, Senin (12/4/2021).

Yusri menegaskan, dari jumlah personel yang telah disiapkan, 150 di antaranya akan berjaga di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta.

“Di Patung Kuda itu ada 150 (personel). Untuk cadangan sekitar 200 personel,” kata Yusri.

Yusri mengatakan, aksi unjuk rasa yang dilakukan para buruh itu juga terjadi di beberapa wilayah kota penyangga Jakarta, yakni Bekasi dan Tangerang.

Sementara itu, di sekitar Bundaran Patung Kuda Arjuna Wijaya, sejumlah polisi nampak membagikan air minum kepada para buruh. Saat seorang perwakilan buruh berorasi, sejumlah polisi berjalan menghampiri massa dan membagikan air minum serta permen.

Lewat pengeras suara, polisi juga mengingatkan massa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan selama aksi berlangsung.

“Tolong tetap menjaga protokol kesehatan, para pendemo yang masih berkerumun untuk berjaga jarak, pakai maskernya,” kata polisi.

Sebelumnya, serikat pekerja atau buruh akan menggelar aksi demonstrasi di DKI Jakarta.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menjelaskan, aksi akan diikuti 10 ribu buruh secara nasional. Aksi secara fisik akan dilakukan berpusat di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Namun, aksi di depan Gedung MK hanya dihadiri oleh para perwakilan buruh. Nantinya, akan ada perwakilan sekitar 50 orang yang akan melakukan orasi di depan Gedung MK mulai pukul 09.00 sampai 13.00 WIB.

“Akan diikuti kurang lebih 10 ribu buruh di seluruh Indonesia. Ada 20 provinsi dan 150 kabupaten dan kota. Aksi pusatnya di Gedung MK mungkin ada perwakilan dari daerah 50 orang dan sudah di-rapid antigen,” kata Said.

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Kompas.com

Comments
Loading...