Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Viral Video Konser Musik di Tengah Pandemi, Polisi Turun Tangan

Komser musik di Tangerang. (Detik.com)

MURIANEWS, Tangerang – Sebuah video yang menampilkan konser musik di Pasar Lama, Kota Tangerang, viral di media sosial. Itu lantaran ada beberapa personel Satpol PP tampak berjaga di acara konser musik itu.

Selain itu, dari video dan keterangan yang beredar, konser musik itu diadakan di Pasar Lama, Kota Tangerang, kemarin (10/4/2021) malam saat pandemi belum berakhir. Ada dua vokalis yang sedang menyanyikan sebuah lagu di dalam konser ini.

Sejumlah masyarakat menonton pertunjukan musik ini. Personel Satpol PP tampak di sekitar lokasi. Ada satu mobil Satpol PP yang disiagakan di sekitar konser musik ini.

Kabid Penegakan Hukum Perundang-undangan Daerah (Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang Gufron Falfeli mengaku belum mendapat informasi tentang acara tersebut. Gufron mengatakan kegiatan konser musik masih dilarang di Kota Tangerang.

“Kita juga baru tahu (ada kegiatan konser musik) karena tidak ada laporan di lapangan. Cuma pada intinya bahwa kegiatan tersebut sebenarnya belum boleh. Jadi selama masa pandemi belum boleh,” kata Gufron seperti dikutip Detik.com, Minggu (11/4/2021).

Dia menambahkan evaluasi akan dilakukan. Bila ternyata betul ada personel Satpol PP yang melakukan penjagaan di acara konser tersebut, lanjutnya, sanksi akan diberikan.

“Makanya nanti kami evaluasi terkait dengan pam (pengamanan) pasukan di lapangan. Ke depan pasti kita laranglah, nggak izinin (acara konser musik) itu. Ya nanti kita klarifikasi, terus kita evaluasi. Kalau misalnya ada kesalahan prosedural, kita lakukan tindakan gitu,” tambahnya.

“Nanti kita cari (personel Satpol PP yang berjaga) Soalnya ini, satu, bahwa dasar awalnya memang kondisi (konser musik) tersebut tidak boleh dulu dilaksanakan karena pandemi. Terus kedua memang, apakah nanti, kita lihat ada unsur pembiaran atau tidak. Nanti kita klarifikasi ke pasukan yang ngepam (pengamanan), kemudian kita lakukan evaluasi nanti,” ucap Gufron.

Sementara itu, polisi berjanji akan menyelidiki konser musik yang menimbulkan kerumunan di masa pandemi virus Corona.

“Kalau ada laporan ke kita, kita selidiki, kalau belum ada laporan, bisa saja barang-barang lama sengaja dibuat, kita cari tahu dulu, selidiki dulu, anggota di wilayah selidiki dulu,” ujar Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Deonijiu De Fatima.

Deonijiu mengatakan pihaknya belum mengetahui pasti penyelenggaraan konser musik tersebut. Namun, ia memastikan di Kota Tangerang, kerumunan warga dilarang.

“Kita melarang konser musik, jangankan konser musik, kumpul-kumpul orang-orang, pesta kawinan, kita larang apalagi konser,” jelas Deonijiu.

“Nanti kita, tapi kita cari tahu dulu ya,” sambungnya.

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...