Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pendidikan Karakter untuk Siswa SMAN 2 Bae Kudus, Iptu Subkhan Pesan Soal Ini

Iptu Subkhan menyampaikan materi dalam pelatihan penguatan karakter di SMAN 2 Bae. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Pelatihan penguatan pendidikan karakter digelar untuk siswa SMA Negeri 2 Bae, Kudus selama dua hari Jumat-Sabtu (9-10/4/2021). Pendidikan karakter yang digelar tersebut, menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya.

Salah satunya, Kepala Unit Keamanan Khusus Satintelkam Polres Iptu Subkhan. Dalam kesempatan itu, ia mengatakan, pendidikan karakter merupakan sesuatu yang sangat penting untuk diajarkan kepada para pelajar. Pendidikan karakter juga nantinya akan dikonsistenkan sebagai sebuah kebiasaan.

“Setelah menjadi kebiasaan, akan menjadi sebuah kebudayaan pendidikan karakter pelajaran menghadapi pandemi Covid -19, ” kata penulis buku Menutup Celah Penyebaran Ideologi Teroris (Mencepit) itu.

Pandemi Covid -19, lanjut dia, telah berpengaruh pada kehidupan manusia secara global dan tanpa terkecuali. Begitu juga dengan pemanfaatan teknologi informasi atau internet di kalangan generasi muda.

“Kebutuhan primer mereka, seperti sandang, pangan, dan papan sekarang telah ditambah dengan paket data internet. Data riset menunjukkan dari 260 juta penduduk Indonesia 63 juta di antaranya adalah anak usia milenial, 94,4 persen dari itu terkoneksi internet dan 79,0 persen membuka HP satu menit setelah bangun tidur, ” katanya.

Menurutnya, kondisi yang demikian itu, bisa dimanfaatkan oleh sejumlah pihak yang tidak bertanggung jawab. Sehingga, terdapat peningkatan anak muda di usia milenial yang terpapar paham radikal, terlibat kenakalan  remaja, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Pelajar harus memiliki karakter baik, yakni dipengaruhi oleh performance character dan moral character. Performance character ditandai dengan selalu berkomitmen memperbaiki diri, berusaha mencapai tujuan terukur, memiliki tekad kuat dan percaya diri, serta memiliki kreativitas. Kemudian moral character yakni bersikap respek, menghargai orang lain, bertanggung jawab, berperikemanusiaan, berintergritas serta memiliki keberanian moral, ” jelasnya.

Dalam konteks dunia pendidikan di masa pandemi Covid -19, sambungnya, para pelajar  harus memiliki inisiatif dan kreativitas yang tinggi. Sehingga bisa mengetahui dan memaksimalkan sisi positif dari sebuah keadaan yang tengah terjadi.

“Tentunya dengan target terukur, tekad kuat serta usaha maksimal sebagai cermin memikirkan kinerja karakter dan moral karakter yang baik., ” imbuhnya.

Sementara Waka Kesiswaan SMAN 2 Bae Ernawati menyatakan, kegiatan pendidikan karakter di masa pandemi ini diharapkan akan lebih meningkatkan semangat belajar dan meningkatkan prestasi anak.

Terlebih, pemateri yang dihadirkan memiliki kompetensi di bidangnya dengan latar belakang polisi, akademisi hingga peneliti.

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...