Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Jual Solar Subsidi ke Pengecer, Salah Satu SPBU di Jepara Kena Sanksi Pertamina

Kendaraan tengah mengisi BBM di salah satu SPBU di Jepara. (Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Salah satu SPBU di Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, diberi sanksi oleh Pertamina. Pasalnya, pihak SPBU sengaja menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsido kepada pengecer.

Heru Sutamaji, Kasubag Sumber Daya Alam (SDA) Bagian Perekonomian Kabupaten Jepara menyatakan, sanksi oleh Pertamina tersebut sudah berlaku sejak sebulan terakhir. “Ya, karena menjual ke pengecer. Jadinya diblok Pertamina langsung,” katanya, Sabtu (10/4/2021).

Heru menjelaskan, Pertamina sebenarnya sudah mengatur tentang penjualan solar bagi SPBU. Yakni SPBU dilarang menjual BBM bersubsidi kepada pengecer. Dalam hal ini adalah solar dan premium.

“BBM bersubsidi (solar dan premium) itu harus dijual oleh SPBU langsung kepada konsumen. Artinya tidak boleh kepada perantara. Dalam hal ini pengecer. Tapi masih ada SPBU yang nakal jual ke pengecer,” katanya.

Pihaknya menegaskan, pemerintah akan gencar melakukan operasi ke seluruh SPBU. Jika ada yang kedapatan menjual BBM bersubsidi ke pengecer, pihak pengelola akan dilaporkan kepada Pertamina agar diberi sanksi.

Heru menyebutkan, jatah BBM solar untuk Kabupaten Jepara selama tahun 2021 sebanyak 53.279 kiloliter. Sedangkan, untuk jenis premium, sebanyak 24.054 kiloliter. Kuota dari Pertamina itu dibagi untuk 31 SPBU di seluruh wilayah Jepara.

Sementara itu, terkait dengan sulitnya mendapatkan BBM jenis pertalite, Heru mengaku memang ada pengurangan kuota dari Pertamina. Pengurangannya bahkan sampai 50 persen dari biasanya.

“SPBU yang biasanya dijatah 16 ribu liter misalnya, sekarang hanya delapan ribu liter sehari,” ujar Heru.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...