Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Hampir Rp 3 Miliar Insentif Nakes Tangani Covid-19 di Jepara Belum Terbayar

Petugas melakukan vaksinasi kepada salah satu lansia di Jepara. (MURIANEWS/Budi Erje)

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah pusat dipastikan telah menghentikan pembayaran insentif tenaga kesehatan (nakes) yang menangani Covid-19. Pembayaran insentif tersebut kemudian dibebankan kepada pemerintah daerah masing-masing.

Di RSUD Kartini Jepara misalnya, sampai sekarang tunggakan insentif nakes yang belum terbayarkan pada tahun 2020 lalu masih hamper Rp 3 miliar. Atau tepatnya sebesar Rp 2.947.256.542.

Dwi Susilowati, Direktur RSUD Kartini menyatakan tunggakan tersebut merupakan akumulasi empat bulan pada tahun 2020.

Susi merinci, pada Juni 2020 lalu, insentif yang belum cair sebesar Rp 558.522.727, untuk 172 nakes. Pada Juli 2020, angkanya mencapai Rp 606.250.000 untuk 166 nakes.

Kemudian pada Agustus 2020, nilainya sebesar Rp 669.090.910 untuk 170 nakes. Dan pada Desember 2020 nilainya sebesar Rp 1.113.392.905 untuk 199 nakes.

“Tunggakan yang belum terbayar (pemerintah pusat, red) itu kan, nanti dibayar Pemkab Jepara,” kata Susi.

Seperti diketahui sebelumnya, Pemkab Jepara menganggarkan insentif nakes itu melalui refocusing APBD. Namun, Pemkab Jepara hanya membayar 50 persen, dari aturan sebelum pusat melimpahkan beban pembayaran kepada pemda.

Rinciannya, penurunan nominal insentif tersebut terjadi di semua jenjang profesi nakes. Dokter spesialis hanya mendapat Rp 7,5 juta padahal pada 2020 lalu memperoleh Rp 15 juta.

Dokter umum dan gigi hanya mendapat Rp 5 juta dari sebelumnya Rp 10 juta. Bidan dan perawat memperoleh Rp 3,75 juta dari sebelumnya Rp 7,5 juta. Tenaga medis lainnya mendapat Rp 2,5 juta padahal sebelumnya Rp 5 juta.

Pada refocusing tersebut, Pemkab Jepara mengalokasikan dana sebesar Rp 39 miliar pada pos Biaya Tak Terduga (BTT).

Anggaran itu digunakan untuk membayar insentif nakes yang tertunda pada 2020 dan tahun ini, yang nilainya mencapai Rp 30 miliar. “Kami masih berkoordinasi dengan pemkab. Semoga bisa cepat cair,” harap Susi.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...