Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

HM Hartopo Resmi Jabat Bupati Kudus, Gubernur Ganjar Titip Soal Ini

Prosesi pelantikan Bupati Kudus HM Hartopo oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Semarang – HM Hartopo resmi menjabat sebagai Bupati Kudus, setelah dilantik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Jumat (9/4/2021). Hartopo menggantikan posisi HM Tamzil, yang kini menjalani hukuman atas kasus jual beli jabatan.

Pelantikan dilakukan di kompleks Kantor Gubernuran Jalan Pahlawan Semarang, dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Hartopo akan menjadi bupati di sisa masa jabatannya hingga 2023 mendatang. Hartopo, sebelumnya berstatus pelaksana tugas (Plt) Bupati Kudus selama kurang lebih satu setengah tahun.

Dalam sambutannya, Gubernur Ganjar berpesan sejumlah hal pada Bupati Hartopo. Mulai dari penanganan Covid-19 hingga pembangunan infrastruktur.

“Saya ingatkan Covid-19 ini belum selesai, jumlah vaksin yang diterima mungkin akan berkurang karena negara asalnya sedang alami gelombang kedua. Karena inilah gerakan hidup sehat dan bersih harus terus dikampanyekan oleh bupati dan ketua PKK Kudus,” kata Ganjar.

Terlebih menurutnya, pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik. Sehingga akan ada sejumlah pembatasan yang dilakukan saat Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri nanti.

“Pemerintah harus punya strategi karena tetap ada yang mbolos nanti, Jogo Tonggo saya minta dimaksimalkan,” tegas dia.

Selain itu, pihaknya jug berpesan untuk tidak mengabaikan pemulihan ekonomi di Kabupaten Kudus. Ganjar menilai, semua elemen butuh bergerak cepat untuk ini. Terlebih, banyaknya perusahaan swasta di yang ada di Kabupaten Kudus.

“Kudus dengan segala inovasinya keren, dukungan usaha juga bagus, sudah kerasa nuansa ekonomi kreatifnya, walau kelihatan sudah kota banget, tata ruangnya jangan dinego lagi, nanti ruang terbukanya hijau,” ujar Ganjar.

Ganjar menambahkan, apa yang terjadi di masa lalu biarlah menjadi pelajaran di masa yang sekarang. Namun, tetap harus ada reformasi birokrasi yang menyeluruh.

“Harus ada revolusi betul, jangan sampai lagi ada pemodal yang merasa diperas atau dimintai, jika itu sudah berjalan, setidaknya mimpi pendiri bangsa bisa terwujud,” tandasnya.

Sebagai informasi, pelantikan Hartopo hanya dihadiri oleh sepuluh tamu undangan saja dari Pemkab Kudus. Mulai dari Sekretariat Daerah, Asisten I Bidang Pemerintahan, hingga unsur forkopimda serta keluarga.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...