Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Reklame Liar Bertebaran di Kudus, Satpol PP Sebut Pemasang Paling Dablek di Kecamatan Kota dan Jati

Satpol PP Kudus menertibkan reklame liar di Kecamatan Dawe. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Reklame liar masih banyak ditemui di sejumlah titik Kabupaten Kudus, meskipun Satpol PP terus melakukan penertiban. Lokasi paling banyak ditemui reklame liar itu berada di Kecamatan Kota, dan Kecamatan Jati.

Kasi Penyelenggaraan Penertiban Umum Satpol PP Kudus Novandi Tjahja Widodo mengatakan, temuan reklame liar yang melintang dan juga tak berizin paling banyak ditemui di Kecamatan Kota dan Kecamatan Jati. Penyebabnya dua kecamatan itu paling ramai.

“Kecamatan Kota, dan Jati paling banyak dan ndablek. Analisa kami karena pihak pengiklan cari daerah yang ramai. Dalam hal ini Kecamatan Kota, dan Jati,” katanya saat ditemui di kantornya, Kamis (8/4/2021).

Lebih lanjut, menurut Novandi saat ini kecamatan yang paling rajin melakukan pembersihan reklame liar terdiri dari Kecamatan Bae, Kecamatan Mejobo, Kecamatan Kaliwungu, dan Kecamatan Undaan. Menurutnya, pihak trantib di kecamatan tersebut terbilang aktif membersihkan reklame liar tak berizin.

“Kkami terus tertibkan reklame liar. Hari ini kami menertibkan di dua Kecamatan. Kecamatan Bae dan Kecamatan Dawe,” ujarnya.

Selain membersihkan reklame liar yang melintang di jalan, pihaknya juga menertibkan reklame yang menempel di pohon dan tiang listrik. Menurutnya spanduk yang dipasang di tempat tersebut rata-rata tidak berizin.

“Biasanya yang berizin itu yang dipasang di konstruksi seperti besi di perempatan jalan-jalan itu. Imbauan kami bagi pemasang yang tidak memiliki izin agar izin ke OPD terkait ke BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah),” pungkasnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...