Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Selama Pandemi 2020, Pendapatan Daerah Kudus Diklaim Mampu Lampaui Target

Pendapa Kabupaten Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berhasil melampaui target pendapatan daerah pada masa pandemi tahun 2020 lalu, dengan persentase sebesar 102,44 persen.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo menyebutkan, jika target pendapatan daerah Kabupaten Kudus pada tahun 2020 lalu adalah sebesar Rp 1,96 triliun. Sementara pendapatan daerah yang berhasil dicapai adalah sebesar Rp 2,01 triliun.

Pendapatan daerah, sambung Hartopo, bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan, dan lain-lain pendapatan yang sah.

Untuk PAD pada tahun 2020 lalu, sambung dia, berhasil melampaui target, dengan persentase perolehan sebesar 131,62 persen.

“PAD tahun 2020 adalah sebesar Rp 291,64 miliar. Sementara pendapatan yang bisa dicapai sampai akhir tahun adalah sebesar Rp 383,87 miliar,” ucap Hartopo, Kamis (8/4/2021).

Walau demikian, untuk dana perimbangan masih belum bisa memenuhi target yang dibebankan. Begitu pula pendapatan daerah lain-lain yang sah.

Untuk dana perimbangan, kata dia, dari target sebesar Rp 1,21 triliun hanya terealisasi sebesar Rp 1,18 triliun. Atau sekitar 95,54 persen.

“Sementara untuk lain-lain pendapatan daerah yang sah, dari target Rp 468,56 miliar terealisasi Rp 447,65 miliar. Atau sekitar 95,54 persen,” rinci dia.

Kemudian untuk belanja daerah Pemerintah Kabupaten Kudus pada tahun 2020, dianggarkan sebesar Rp 2,15 triliun. Kemudian dapat direalisasikan sebesar Rp 1,91 triliun atau mencapai 88,95 persen.

“Belanja daerah tersebut, meliputi belanja langsung dan belanja tidak langsung,” kata dia.

Untuk alokasi belanja tidak langsung, rinci dia, adalah sebesar Rp 1,22 triliun. Sementara untuk belanja langsung dianggarkan sebesar Rp 932,01 miliar.

Walau demikian, kata dia, perlu disyukuri  karen Kabupaten Kudus masih bisa melaksanakan agenda penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan dalam situasi yang kondusif. Walau tengah berada dalam pandemi Covid-19.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...